https://www.elaeis.co

Berita / Sumatera /

SAMADE dan BPDP Dorong UMKM Sawit Kepri Tembus Pasar Ekspor

SAMADE dan BPDP Dorong UMKM Sawit Kepri Tembus Pasar Ekspor

Penandatanganan MoU SAMADE dan PT Zenlin Nusantara Lintas Asia untuk meningkatkan kualitas produk UMKM sawit. foto: ist.


Batam, elaeis.co — Asosiasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menggelar pelatihan bertema “Praktik Cara Menjadi UKMK Go Digital Go Global (Ekspor)”.

Kegiatan pelatihan ini berlangsung di Aula Universitas Batam (UNIBA) dan diikuti 100 peserta dari pelaku UMKM sawit dan mahasiswa yang dibekali pengetahuan praktis untuk menembus pasar ekspor.

Pelatihan mencakup materi teknis seperti pengurusan akun kepabeanan, pengisian dokumen ekspor, serta regulasi yang dibutuhkan. Para narasumber berasal dari instansi seperti Bea Cukai Batam, Dinas Koperasi dan UKM, akademisi UNIBA, serta pelaku usaha ekspor berpengalaman.

Ketua Pelaksana, Hendra Dermawan, mengatakan kegiatan ini untuk mendorong UMKM di Kepulauan Riau naik kelas dan mampu ekspor langsung. "Potensi Batam sangat strategis karena ramai dikunjungi wisatawan mancanegara dan ini jad peluang untuk memasarkan produk sawit lokal," katanya dalam keterangannya dikutip Senin (28/7).

Ketua Umum DPP SAMADE, Tolen Ketaren, menyebut pelatihan ini sebagai upaya konkret memperluas pasar UMKM dari domestik ke internasional. Ia berharap kegiatan ini juga mendorong mahasiswa untuk menjadi pelaku usaha berbasis digital dan ekspor.

Pelatihan ini mendapat dukungan dari BPDP. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menegaskan pihaknya siap mendukung kegiatan promosi dan pelatihan UMKM yang berbasis sawit, kelapa, dan kakao agar mampu bersaing di pasar global.

Kegiatan ini turut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara SAMADE dan PT Zenlin Nusantara Lintas Asia. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kualitas produk UMKM sawit di Kepulauan Riau agar mampu menembus pasar ekspor.


 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :