Berita / Nusantara /
Petani Ini Buktikan Sawit Tak Rakus Air
Kolam yang dibuat di tengah kebun Hendri Cen (Dok.)
Medan, Elaeis.co - Kompetitor dan oknum anti sawit baik di dalam maupun di luar negeri kerap melontarkan tudingan tak berdasar terhadap kelapa sawit. Salah satunya, komoditi tersebut dicap sangat rakus air dan menyebabkan lahan menjadi tandus.
Celakanya, banyak orang yang percaya begitu saja tanpa menelisik kebenaran ilmiahnya.
Hendri Cen, seorang petani sawit di Provinsi Riau, cukup geram melihat kondisi itu. Sebab, fakta yang dia temukan justru berbanding terbalik dengan fitnah yang diumbar para pembenci sawit.
“Kebun sawit saya di Pulau Birandang, Kecamatan Kampar Timur, Kabupaten Kampar, justru punya deposit air yang cukup banyak,” kata pengurus DPP Asosiasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE) itu kepada Elaeis.co, Rabu (21/7).
Saat melakukan peremajaan tanaman sawit yang sudah berusia di atas 20 tahun baru-baru ini, Hendri mencari sumber air untuk menyiram bibit sawit. Dengan menggunakan alat berat, dia dibantu sejumlah pekerja menggali lahan seluas 20x15 meter.
“Letak kebun sawit saya agak di atas bukit. Orang pasti berasumsi pasti sulit dapat air,” katanya.
Tapi yang terjadi justru sebaliknya. “Baru satu kali galian, sekitar kedalaman 6-7 meter, sudah ketemu air. Padahal taksiran kami tadinya mungkin butuh tiga kali galian baru dapat air,” ungkapnya.
Yang membuat ia takjub, air terus bertambah pada keesokan harinya. “Hingga siang harinya ketinggian air naik sampai tiga meter ke atas,” bebernya.
Fakta itulah yang membuat dia yakin bahwa sawit justru menyimpan air.
“Lah, umur tanaman sawit saya itu sudah 20 tahunan. Kalau pakai logika mereka, seharusnya air di kebun saya sudah habis kan? Nyatanya, malah air di kolam bertambah terus,” pungkasnya.






Komentar Via Facebook :