Jakarta, elaeis.co -  Perusahaan perkebunan negara subholding PTPN IV PalmCo terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat sekitar wilayah operasional melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Dalam dua tahun terakhir, PTPN IV PalmCo tercatat aktif melakukan perbaikan akses jalan di sejumlah wilayah operasionalnya. Program tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan guna mempermudah mobilitas warga serta memperlancar arus transportasi masyarakat desa.

Memasuki semester pertama tahun 2026, penanganan fasilitas jalan masyarakat telah mencakup ruas sepanjang 3,6 kilometer yang tersebar di sejumlah unit usaha. Program ini melanjutkan kegiatan serupa yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025, dengan total bantuan penanganan akses jalan mencapai 25,1 kilometer.

Program tersebut telah menjangkau puluhan desa di berbagai wilayah, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Lampung, Jawa Barat, hingga Kalimantan Barat.

Pelaksanaan perbaikan dilakukan menyesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah, mulai dari pengerasan jalan, penambalan ruas jalan yang rusak, hingga bantuan material pendukung seperti batu coral dan sirtu.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan perbaikan infrastruktur jalan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar.

Menurutnya, sebagai perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan, PTPN IV PalmCo berupaya memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sosial di sekitar wilayah operasional.

“Kami menyadari bahwa akses transportasi yang layak merupakan kebutuhan mendasar masyarakat, terutama di wilayah-wilayah sentra perkebunan. Bantuan perbaikan jalan melalui program TJSL ini difokuskan untuk membantu mengurai kendala logistik hasil bumi serta memperlancar aktivitas harian warga, mulai dari akses pendidikan hingga ekonomi,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulisnya kepada elaeis.co pada Sabtu, (27/6).

Program perbaikan jalan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan pemerintah daerah di sejumlah wilayah penerima manfaat.

Salah satunya di Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari, Jambi, di mana kondisi jalan penghubung antardesa sebelumnya sempat mengalami kerusakan dan mengganggu aktivitas warga.

Camat Batin XXIV Kabupaten Batang Hari, A Kadir,  menyampaikan apresiasi atas respons cepat PTPN Regional 4 melalui Kebun Durian Luncuk dalam membantu perbaikan jalan masyarakat.

“Alhamdulillah, Kebun Durian Luncuk PTPN Regional 4 cepat tanggap setelah kami koordinasikan tentang kerusakan jalan. Kami berkoordinasi dan bersurat memohon bantuan perbaikan jalan, ternyata cepat direspons dan direalisasikan,” kata A Kadir.

Ia menjelaskan, sebelum diperbaiki, jalan tersebut menjadi akses utama yang digunakan warga dari enam desa untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Jalan itu merupakan satu-satunya akses jalan yang digunakan warga enam desa dalam aktivitas sehari-hari. Alhamdulillah, kini sudah diperbaiki dan menjadi lancar lagi. Terima kasih kepada pemerintah melalui BUMN perkebunan PTPN yang telah berkenan memberikan bantuan perbaikan. Insya Allah, warga saya bisa membawa hasil kebun dan pertanian dengan lancar,” ungkapnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan masyarakat di wilayah operasional perusahaan lainnya, seperti kawasan Cot Girek, Aceh. Warga menilai kepedulian perusahaan terhadap fasilitas publik sangat membantu aktivitas masyarakat sekitar perkebunan.

“Kami selaku warga menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh pihak perkebunan. Perbaikan jalan ini sangat membantu kami dalam beraktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan lancar,” ujar Teuku Firdaus, warga Cot Girek.

Melalui sinergi bersama pemerintah daerah dan perangkat desa setempat, PTPN IV PalmCo berharap program TJSL dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

Program tersebut diharapkan mampu mendukung pemenuhan fasilitas publik, memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi warga di sekitar wilayah operasional perkebunan.