Berita / Sumatera /
Penyerahan STDB dan Panen Madu Trigona Tandai Keberhasilan Program SLV
Budidaya lebah madu Trigona diperkenalkan untuk memberikan mata pencaharian alternatif dan berkelanjutan bagi petani sawit di Aceh Singkil. foto: ist.
Singkil, elaeis.co - 160 petani sawit swadaya di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, menerima Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB), Rabu (21/8).
Penyerahan STDB ini menjadi tonggak penting yang menandai keberhasilan program Sustainable Living Village (SLV) atau Desa Hidup Berkelanjutan yang dijalankan oleh Apical, perusahaan pengolah minyak nabati terkemuka di dunia, bekerja sama dengan Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (IDH) dan Pemkab Aceh Singkil.
Program SLV merupakan sebuah inisiatif inklusif pemangku kepentingan yang mengembangkan model penghidupan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan mitra, komunitas, dan masyarakat desa.
Diluncurkan pada bulan Februari 2023 di Aceh Singkil, Program SLV mencakup empat inisiatif utama yakni meningkatkan penghidupan, melindungi hutan, mendorong transformasi rantai pasokan, dan mendukung kolaborasi lanskap melalui Perjanjian Produksi, Perlindungan, dan Inklusi (PPI).
Inisiatif disesuaikan dan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan tujuan membangun kapasitas dan memberdayakan masyarakat lokal melalui kemitraan dengan organisasi seperti Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) dan Forum Konservasi Leuser (FKL).
CSR Manager Apical, Sugiantoro, menyatakan, Program SLV merupakan komitmen perusahaan terhadap upaya pemerintah daerah untuk memproduksi minyak sawit berkelanjutan.
"Dengan memberikan pelatihan kepada petani kecil mengenai Praktik Pertanian yang Baik (GAP) dan mendukung sertifikasi STDB, kami mempercepat agenda Kementerian Pertanian untuk menciptakan rantai pasokan yang lebih inklusif sekaligus memungkinkan petani untuk dapat mengakses berbagai sumber daya pemerintah. Termasuk distribusi benih, inisiatif peremajaan (replanting), pemasaran, dan dukungan dan pendanaan. Ini merupakan langkah penting bagi para petani untuk mendapatkan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO)," paparnya dalam siaran pers yang diterima elaeis.co.
Ketua Yayasan Inisiatif Dagang Hijau, Country Director IDH, Nassat Idris, menambahkan, kemitraan publik dan swasta adalah esensi inti dalam mencapai visi PPI.
"Program SLV sebagai program unggulan di bawah perjanjian PPI yang didanai bersama antara IDH dan Apical telah mencapai kemajuan dalam membangun model penghidupan berkelanjutan yang terukur di perbatasan kawasan perlindungan. Setelah itu, kami akan mendorong skalabilitas model SLV ke lanskap yang lebih luas dengan menyelaraskan pembelajaran yang didapat ke dalam implementasi Peta Jalan Minyak Sawit Berkelanjutan Provinsi Aceh," jelasnya.
Mewakili Pj Bupati Aceh Singkil, Asisten 2 Bidang Perekonomian, Faisal SPd, mengapresiasi Apical dan IDH atas kontribusi yang telah dilakukan di daerah itu.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Apical, IDH, dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat atas upaya visioner mereka dalam memberdayakan masyarakat Aceh Singkil. Program SLV merupakan wujud komitmen kolektif kita dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Penyerahan STDB itu sekaligus dibarengi dengan syukuran panen perdana madu Trigona. Petani dari enam desa yakni desa Biskang, Sikoran, Suka Jaya, Kuala Baru Sungai, Teluk Rumbia, dan Napagaluh, ikut merayakan panen perdana.
Budidaya lebah madu Trigona diperkenalkan sebagai bagian dari program SLV untuk memberikan mata pencaharian alternatif dan berkelanjutan bagi petani serta mendiversifikasi peluang pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
“Pelatihan yang komprehensif dalam hal budidaya, pemanenan, dan pemasaran madu Trigona menjadikan keterampilan kami berkembang. Kami bersyukur atas inisiatif ini yang dapat meningkatkan perekonomian desa kami,” kata Syafii Rambe, petani madu Trigona dari Desa Biskang.







Komentar Via Facebook :