Berita / PSR /

Penambahan Dana Rp60 Juta Bikin Serapan Replanting Sawit Lebih Optimal

Penambahan Dana Rp60 Juta Bikin Serapan Replanting Sawit Lebih Optimal

Sekretaris Apkasindo Aceh, Fadhli Ali. (Istimewa)


Aceh, elaeis.co - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Aceh apresiasi hasil Rapat Koordinasi Nasional Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Kamis (28/3) kemarin di Jakarta. Dimana dalam rapat tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartato mengungkapkan terkait rencana perubahan alokasi dana PSR.

Dana hibah yang sebelumnya sebesar Rp30 juta/ha akan menjadi Rp60 juta/ha. Rencananya regulasi ini akan direalisasikan pada Mei 2024 mendatang.

Kemudian syarat awal pengajuan program PSR juga disederhanakan. Dimana yang sebelumnya terdapat 6 persyaratan kini hanya 3 persyaratan yang harus dipenuhi oleh petani.

"Sebagai petani tentu kita berterima kasih pada pemerintah yang sudah respek dan respon terhadap keluhan dan permasalahan petani. Permasalahan sulitnya syarat untuk menyerap dana PSR selama ini sudah demikian sering dikeluhkan sebagaimana disampaikan dan jadi perjuangan DPP Apkasindo," ujar Sekretaris Apkasindo Aceh, Fadhli Ali kepada elaeis.co, Senin (1/4).

Menurutnya kebijakan ini tidak lepas dari perjuangan dan kesungguhan serta strategi pendekatan dan komunikasi yang dilakukan DPP Apkasindo yang akhirnya membuahkan hasil. Kata Fadhli kebijakan ini tentu sangat menggembirakan bagi petani. Sebab akan lebih mudah dalam pengajuan dengan biaya PSR yang ditambah.

"Dana hibah itu sudah sesuai dengan kebutuhan PSR. Kami optimis dengan makin mudah syarat dalam pengajuan PSR akan membuat serapan PSR ke depan akan mencapai target realisasinya," tutupnya.

Komentar Via Facebook :