https://www.elaeis.co

Berita / Bisnis /

PalmCo Luncurkan PalmGO dan PALMSTOCK untuk Perkuat Rantai Pasok

PalmCo Luncurkan PalmGO dan PALMSTOCK untuk Perkuat Rantai Pasok

PTPN IV PalmCo luncurkan PalmGo dan PalmStock, Foto:Ist


Jakarta, elaeis.co - PTPN IV Palm Co terus memperkuat transformasi digital di seluruh rantai pasok bisnisnya dengan meluncurkan dua sistem digital terpadu, PalmGO dan PALMSTOCK. Kedua platform tersebut dirancang untuk mengintegrasikan pengelolaan logistik, pemantauan armada, pengiriman komoditas, serta manajemen pergudangan berbasis data dalam satu ekosistem terhubung.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa transformasi digital yang dilakukan perusahaan tidak semata-mata berorientasi pada penambahan aplikasi, melainkan pada integrasi sistem dan data yang berkelanjutan. Menurutnya, tantangan utama digitalisasi adalah memastikan seluruh proses bisnis dapat saling terhubung dan diawasi secara efektif.

“Ke depan, PalmCo tidak membutuhkan banyak aplikasi, tetapi sistem yang terintegrasi dan digunakan secara konsisten. PalmGO dan PALMSTOCK kami posisikan sebagai fondasi pengelolaan logistik dan stok berbasis data, transparan, serta meminimalkan praktik pencatatan ganda,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (21/1).

Jatmiko menambahkan, integrasi data yang kuat akan mempercepat proses pengambilan keputusan dan mengurangi ketergantungan pada mekanisme manual, khususnya pada sektor logistik yang bersifat dinamis dan melibatkan banyak unit kerja.

Dari sisi skala operasional, Direktur Strategy & Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, menilai digitalisasi logistik dan pergudangan menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan. Setiap hari, PalmCo mengelola pengangkutan sekitar 13.000 ton komoditas dengan melibatkan kurang lebih 900 unit truk.

“Jika diakumulasi, nilai komoditas yang bergerak mencapai sekitar Rp140 miliar per hari atau setara Rp40 triliun per tahun. Selain itu, persediaan yang dikelola di 248 gudang yang tersebar di berbagai wilayah juga bernilai sangat besar,” kata Ugun.

Menurut Ugun, tanpa dukungan sistem digital yang terintegrasi, pengawasan logistik dan stok akan sangat bergantung pada proses manual yang berisiko menimbulkan inefisiensi, penyusutan, serta lemahnya akuntabilitas.

“Melalui PalmGO dan PALMSTOCK, seluruh proses mulai dari perencanaan, pencatatan, pemantauan, evaluasi, hingga penyusunan proyeksi dapat dilakukan secara real time dan lebih akurat. Hal ini penting untuk menekan potensi kehilangan dan memperkuat tata kelola berbasis data,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur SDM dan TI PTPN IV PalmCo, Suhendri, menekankan bahwa kedua sistem tersebut tidak hanya berfungsi sebagai perangkat teknologi, tetapi juga sebagai instrumen perubahan pola kerja dan budaya operasional perusahaan.

“PalmGO mengelola dan mengoptimalkan proses logistik, mulai dari perencanaan rute, pengelolaan armada, hingga pelacakan pengiriman secara real time. Adapun PALMSTOCK memastikan pengelolaan persediaan dan gudang berjalan terintegrasi, akurat, serta terhubung dengan sistem SAP,” tutur Suhendri.

Ia menambahkan, penerapan PalmGO dan PALMSTOCK mendorong peralihan dari proses manual yang terfragmentasi menuju pola kerja yang terintegrasi dan berbasis data hingga ke tingkat operasional.

PalmCo menargetkan implementasi kedua sistem tersebut dapat menekan biaya logistik dan penyimpanan secara signifikan, sekaligus meningkatkan keandalan rantai pasok komoditas sawit, teh, dan karet. Digitalisasi ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam membangun operasional yang efisien, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan industri ke depan.

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :