https://www.elaeis.co

Berita / Sumatera /

Kelapa Sawit Potensial Untuk Bangkitkan Ekonomi Pasca Bencana Sumatera

Kelapa Sawit Potensial Untuk Bangkitkan Ekonomi Pasca Bencana Sumatera

Penampakan kebun kelapa sawit pasca bencana.(Ist)


Aceh, elaeis.co - Masyarakat khususnya di wilayah bencana Sumatera yakni Aceh, Sumut dan Sumbar perlu dukungan agar ekonominya kembali bangkit. Komoditas kelapa sawit dinilai dapat menjadi pendukung pulihnya ekonomi tersebut.

Menurut Fadhli Ali Wakil Sekjend Bidang Organisasi, Keanggotaan, Hukum dan Advokasi DPP Apkasindo, bangkitnya ekonomi masyarakat juga akan memperkecil ketergantungan masyarakat terhadap bantuan pemerintah. Sebab memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup pasca musibah yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Salah satu komoditas ekonomi produksi yang cepat berdampak pada pemulihan ekonomi masyarakat adalah kelapa sawit," jelasnya kepada elaeis.co, Selasa (27/1).

Rincinya, kebun kelapa sawit panen setiap 15 hari sekali atau 2 kali sebulan. Di daerah bencana ribuan hektar kebun kelapa sawit yang sudah berproduksi terkena bencana. Beruntungnya tanaman masih bisa selamat namun susah diakses untuk pengangkutan hasil panen TBS. 

Bahkan akibat bencana drainase atau aliran air di kebun juga tersumbat akibat tertimbun material longsor. Menurut Fadhli kebun petani perlu mendapat perhatian dari pemerintah melalui Badan Pengelolaan Dana Perkebunan.

"Jika segera dibenahi dengan menggunakan dana Sarpras yang bersumber dari BPDP akan sangat membantu mengembalikan kebun-kebun sawit kembali berproduksi dan dapat dipungut hasil panennya. Ini akan membuat ekonomi kembali bergerak," paparnya.

Bahkan lanjutnya, program bantuan Sarpras yang bersumber pungutan ekspor CPO yang sedianya untuk pembangunan Sarpras untuk pekebun sawit rakyat,  akan secara otomatis berkontribusi terhadap pemulihan akses berbagai kebun rakyat.

Tidak hanya kebun kelapa sawit saja tapi juga berbagai tanaman perkebunan lain disekitar perkebunan kelapa sawit. Bahkan program Sarpras yang sedianya untuk kebun sawit rakyat juga akan berdampak terhadap pemulihan aksesibilitas kepemukiman warga yang berada disepanjang jalan menuju kebun kelapa sawit.

"Untuk itu kita berharap kondisi petani dan kebun sawit di lokasi bencana dapat perhatian BPDP. Sehingga masyarakat lebih mudah bangkit dan produksi sawit kembali meningkat," pungkasnya.


 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :