Berita / Nasional /
ISPO Penting Bagi Petani Sawit
Ketua DPW APKASINDO Bangka Belitung Sahurudin. (Istimewa)
Babel, elaeis.co - Kabupaten Belitung di Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada Rabu (23/11) pekan ini akan menjadi tuan rumah pertemuan International Sustainable Palm Oil (ISPO) 2022 yang rencana akan dihadiri oleh duta besar 15 negara.
Seperti Inggris, Meksiko, Ceko, dan Swiss, Belgia, Norwegia, Chili dan sebagainya. Pertemuan itu tetu membahas keberlanjutan perkebunan kelapa sawit dunia.
Bukan hanya pemerintah, gelaran ini tentu mendapatkan sorotan dari para petani kelapa sawit dalam negeri.
Ketua DPW APKASINDO Bangka Belitung Sahurudin pun mendukung penuh berjalannya gelaran tersebut untuk menunjang keberlanjutan perkebunan kelapa sawit nasional.
"ISPO sangat penting bagi petani agar terbina dengan baik. Salah satunya yakni kepemilikan kebun kelapa sawit yang akan semakin kuat," kata Sahurudin kepada elaeis.co, Minggu (20/11).
Bukan hanya itu, kebun kelapa sawit petani tersebut juga akan berstandar internasional lewat program ISPO. Jika sudah demikian kata Sahurudin, hasil produksi kebun petani juga akan lebih berkualitas. Sehingga minat negara-negara konsumen CPO juga akan semakin tinggi
"Adanya pertemuan itu tentu menguntungkan bagi petani. Terlebih jika petani juga dilibatkan untuk mendapatkan informasi dari pertemuan tersebut," paparnya.
Dari informasi yang diperoleh, kata Sahurudin, bisa jadi petani akan lebih terdidik dalam mengelola kebun kelapa sawit miliknya. Terlebih juga didukung oleh perusahaan yang sudah RSPO.
"Sebetulnya beberapa waktu lalu kita sudah lakukan sosialisasi ISPO ini langsung kepada petani. Nah, memang pertemuan itu khusus untuk para pengusaha dan negara konsumen CPO. Namun kita berharap asosiasi kelapa sawit mendapatkan undangan dalam gelaran tersebut," tandasnya.







Komentar Via Facebook :