https://www.elaeis.co

Berita / Sumatera /

Investor Diminta Jangan Ragu Masuk, Gubernur Bengkulu Jamin Daerahnya Aman

Investor Diminta Jangan Ragu Masuk, Gubernur Bengkulu Jamin Daerahnya Aman

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. foto: ist.


Bengkulu, elaeis.co - Investor kelapa sawit diminta tidak ragu untuk membuka dan memperluas usaha di Provinsi Bengkulu. Kondisi keamanan di daerah ini cukup stabil dan terjamin.

Berdasarkan hasil kajian Tim Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) PPSA XXIV Tahun 2023 Lemhannas Republik Indonesia, indeks ketahanan nasional Provinsi Bengkulu mencapai 3,59. Jauh di atas angka rata-rata nasional sebesar 3,10.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan, indeks ketahanan nasional yang tinggi ini menandakan komitmen serius Pemprov Bengkulu dalam menjaga kestabilan dan keamanan daerah. Dalam kondisi geopolitik yang kompleks, provinsi ini bisa memberikan perlindungan yang baik terhadap banyak sektor usaha termasuk kelapa sawit, yang merupakan sumber pendapatan utama bagi daerah.

"Indeks ketahanan nasional yang tinggi ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen pemerintah dan masyarakat Bengkulu dalam memperkuat sektor pertahanan dan keamanan. Kami berkomitmen untuk memberikan lingkungan investasi yang aman dan stabil bagi para investor kelapa sawit. Kami mengundang mereka untuk memanfaatkan peluang ini dan berinvestasi di provinsi Bengkulu," kata Rohidin, Sabtu (15/7).

Dia menekankan, dengan indeks ketahanan nasional yang tinggi, investasi di Bengkulu dapat dijamin keamanannya.

"Ini diharapkan mampu memberikan kepercayaan bagi investor lokal maupun internasional. Investor tidak perlu ragu berinvestasi di Bengkulu karena dengan indeks ketahanan nasional yang tinggi, investasi di Bengkulu dapat dijamin keamanannya," tegasnya.

Dengan indeks ketahanan nasional yang tinggi dan komitmen pemerintah dalam menjaga kestabilan dan keamanan, prospek investasi khususnya di sektor kelapa sawit di Provinsi Bengkulu semakin menjanjikan.

"Pemprov Bengkulu berharap ini akan menarik minat lebih banyak investor untuk melihat potensi dan peluang yang tersedia di daerah ini, dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan perlindungan lingkungan," tukasnya.
 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :