Pekanbaru, Elaeis.co - Palen Peter Aritonang yang tewas di kebun sawit miliknya di Desa Rantau bertuah Kecamatan Minas, Siak ternyata hendak melakukan panen kelapa sawit. Pria berusia 56 tahun itu tewas mengenaskan dengan kaki patah dan usus terburai diduga diserang kawanan gajah liar.

Paur Humas Polres Siak, Bripka Dedek Prayoga menjelaskan korban ditemukan oleh pekerja kebun yang hendak melakukan panen kelapa sawit di kebun milik korban. Pekerja tersebut justru terkejut melihat korban yang sudah terkapar di kebunnya tersebut.

"Awalnya saksi mencari korban di pondok yang ada di kebun tersebut. Lantaran tidak ketemu saksi lalu berkeliling kebun. Saksi awalnya justru menemukan bekas tapak kaki gajah di belakang pondok korban," katanya kepada elaeis.co Kamis (27/1).

Semakin penasaran saksi terus mencari bahkan sempat berteriak memanggil nama korban. Bukan mendapatkan jawaban panggilan, saksi justru melihat korban sudah terkapar dengan bersimbah dara. Kondisi korba juga mengenaskan.

Saksi yang bernama Juliater Manurung lantas berlari ke dusun Krikilan tempat tinggal korban. Juliater lantas memberikan informasi kepada keluarga korban dan menuju tempat kejadian. Keluarga juga menghubungi Polsek Minas.

"Saat ke lokasi korban ditemukan dengan kondisi mengenaskan. Kemudian dievakuasi ke rumah duka," terangnya.

Kata Dedek berdasarkan informasi di lapangan di sekitar tubuh korban ditemukan banyak bekas tapak kaki gajah. Bahkan ada juga pohon kelapa yang dirusak satwa berbelalai tersebut.

"Saat ini pihaknya bersama petugas BBKSDA Riau tengah mendalami serta memastikan penyebab kematian korban. Apakah benar lantaran diserang gajah liar," tutupnya.