Berita / Sumatera /
Harga TBS Makin Hancur, Kebutuhan Petani Makin Melejit
Peron sawit milik Anton di Desa Kota Intan, Kecamatan Kunto Darussalam. Foto: Yahya/elaeis.co
Pasir Pangaraian, elaeis.co - Laju penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten Rokan Hulu (rohul), Riau, belum berhenti.
"Makin hancur, beberapa PKS membeli TBS hanya Rp 1.600 dan tertinggi Rp 1.740/kg. Hal ini membikin petani semakin menjerit, kami kira dinas terkait lengah atas kondisi ini," kata Ketua Ketua PPSKS Rohul, Iksan, kepada elaeis.co, Selasa (21/6).
Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir terjadi penurunan harga yang cukup signifikan. Sebelumnya harga TBS masih mencapai Rp 2.050 hingga Rp 2.450/kg.
"Saat ini petani bener-bener sulit, menderita dan terjebak semuanya. Pokoknya tak bisa ngomong lagi, tidak bisa berbuat apa-apa. Sangat disayangkan masalah harga ini tidak bisa diatasi cepat oleh dinas terkait," ujarnya.
"Semua dikendalikan pengusaha, petani tidak punya PKS sendiri. Kami hanya bisa mengikuti keadaan yang ada, berjalan begitu saja. Ya, mengeluh dan pasrah saja," tambahnya.
Dia menyebut, harga ideal untuk petani harus berada di kisaran Rp 3.000/kg. Harga itu sempat dinikmati hingga beberapa bulan yang lalu. Parahnya, sewaktu harga sawit bagus, barang-barang kebutuhan petani ikut melonjak.
"Jadi, ketika harga sawit naik, semua barang naik. Sembako, pupuk, racun, spare part alat pertanian, angkutan truk, naik semuanya. Dengan harga sawit seperti sekarang, tidak tertutupi lagi kebutuhan karena harga barang lain tidak ikut turun," keluhnya.
Berikut harga TBS di sejumlah PKS di Rohul yang dirangkum elaeis.co:
PT Sumber Jaya Indahnusa (SJI) sebelumnya Rp 1.860 menjadi Rp 1.730 per kilogram
PT Ekadura Indonesia (EDI) Rp 1.870 menjadi Rp 1.600 per kilogram
Peron PT Genk Rp 1.860 menjadi Rp 1.730 per kilogram
PT Citra Bumi Agro (CBA) Rp 1.930 menjadi Rp 1.730 per kilogram
PT Kencana Utama Sejati (KUS) Rp 2.000 menjadi Rp 1.720 per kilogram
PT Jabal Kumis Rp 1.700 per kilogram
PT Naga Mas Rp 1.740 per kilogram







Komentar Via Facebook :