Berita / Bisnis /
Harga Sawit di Riau Turun Lagi, Kini Tinggal Rp2.054
Ilustrasi sawit. Net
Pekanbaru, Elaeis.co - Setelah beberapa pekan mengalami penurunan, minggu ini harga tandan buah segar (TBS) di Riau kembali anjlok. Penurunan tertinggi sampai 8,77 persen dari Minggu lalu, atau sebesar Rp397,91/kg. Ini terjadi di kelompok umur kelapa sawit 10-20 tahun.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja melalui rilisnya kepada Elaeis.co, Selasa (22/06) menjelaskan dengan penurunan itu maka harga TBS Riau dipatok seharga Rp.2.054,59/kg untuk kelompok umur 10-20 tahun itu. Harga ini sendiri berlaku hingga 29 Juni 2021 mendatang.
"Seperti sebelumnya naik turunnya harga TBS itu dipengaruhi faktor internal dan eksternal," katanya.
Rincinya dari faktor internal� turunnya harga TBS ini disebabkan oleh terjadinya penurunan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data. Misalnya yntuk harga jual CPO, PT. PTPN V mengalami penurunan harga sebesar Rp 1.308,00/Kg, PT. Sinar Mas Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 1.249,78/Kg, PT. Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 1.201,00/Kg.
Kemudian di PT. Asian Agri Group juga mengalami penurunan harga sebesar Rp 1.270,36/Kg,� PT. Citra Riau Sarana mengalami penurunan harga sebesar Rp 1.353,80/Kg, dari harga minggu lalu. Sedangkan untuk harga jual Kernel, PT. Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan harga sebesar Rp. 614,55/Kg, PT. Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp. 595,00/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami penurunan harga sebesar Rp. 693,82/Kg dari harga minggu lalu.
Sedangkan untuk faktor eksternal, turunnya harga TBS minggu ini lantaran sepanjang minggu ini,� komoditas minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia makin anjlok tak karuan. Harga kontrak yang aktif ditransaksikan di Bursa Malaysia Derivatif Exchange semakin lama semakin mendekati RM 3.000/ton.��
"Mengawali perdagangan perdana pekan ini, harga kontrak CPO pengiriman September 2021 ambles 1,75% ke RM 3.364/ton. Ini merupakan harga terendah sejak minggu kedua bulan Februari 2021. Puncak harga CPO RM 4.515/ton yang dicapai pada 12 Mei lalu, CPO sudah ambrol 24,33%," tuturnya�
Bahkan jika dilihat dari level terendah yang disentuh pekan ini RM 3.251/ton, CPO jeblok lebih dari 28%. Data Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) menunjukkan persediaan minyak sawit Negeri Jiran di akhir Mei naik 1,5% dari bulan sebelumnya menjadi 1,57 juta ton. Kenaikan tersebut diakibatkan oleh peningkatan produksi dan melemahnya ekspor.�
"Produksi CPO sendiri naik 2,84% dibanding bulan sebelumnya menjadi 1,57 juta ton sementara ekspor melemah 6% secara bulanan menjadi 1,27 juta ton," jelasnya.
Berikut rincian harga TBS hingga 29 Juni 2021 mendatang di Riau ;
Umur 3th (Rp 1.533,75);
Umur 4th (Rp 1.656,96);�
Umur 5th (Rp 1.806,19);�
Umur 6th (Rp 1.848,95);�
Umur 7th (Rp 1.921,01);�
Umur 8th (Rp 1.973,50);�
Umur 9th (Rp 2.018,48);
Umur 10th-20th (Rp 2.064,59);�
Umur 21th (Rp 1.979,46);�
Umur 22th (Rp 1.969,82);�
Umur 23 th (Rp 1.961,79);
Umur 24 th (Rp 1.881,48);�
Umur 25 th (Rp 1.837,31);
Indeks K : 88,89%
Harga CPO Rp. 9.034,79
Harga Kernel Rp. 6.387,75 turun� Rp.297,01/kg untuk umur 10-20 tahun.
�

Komentar Via Facebook :