Berita / Kalimantan /
GAPKI Kaltara Sediakan 1.372 Hektar Lahan Sawit untuk Program Tumpang Sari
Tanam jagung serentak di Kaltara. Foto: Humas
Tanjung Selor, elaeis.co - Mendukung pencapaian ketahanan pangan nasional, Kapolda Kalimantan Utara (kaltara), Irjen Pol Hary Sudwijanto, memimpin kegiatan penanaman jagung serentak bersama Kelompok Tani Tunas Baru di Desa Gunung Putih, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. Pada kesempatan itu Hary menyampaikan bahwa semangat kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam Kaltara yang luar biasa.
Kegiatan tanam serentak dihadiri Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara Heri Rudiyono MSi, Wakil Ketua DPRD Kaltara H. Muhammad Nasir MM, Kasiter Korem 092/Maharajalila Kolonel Inf. Candra MIPol, Aspidum Kejati Kaltara Teguh Imanto MHum, Plt. Kepala Dinas Kehutanan Kaltara Nur Laila MSi, Bupati Bulungan Sarwani SPd., Forkopimda Bulungan, Kepala Cabang Bulog Bulungan, Ketua GAPKI Kaltara Hendra Lintung, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat Dayak Kaltara.
"Kita pada dasarnya tidak hanya menanam serentak jagung, tetapi juga menanam harapan untuk ketahanan pangan bangsa. Dengan kebersamaan ini, kita mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat," ujarnya melalui rilis Humas Polda Kaltara dikutip elaeis.co Kamis (23/1).
Dia menyebutkan, tanam serentak ini menandai langkah awal Polda Kaltara dalam memenuhi target lahan 9.200,52 hektar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian. Hingga saat ini, target tersebut tercapai melalui kontribusi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) yang menyediakan 1.372 hektar untuk pola tumpang sari dan kelompok tani dengan total 7.828 hektar.
Kapolda Kaltara juga menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pangan, tetapi juga mendukung kesejahteraan petani lokal. "Kami ingin memastikan para petani mendapatkan pendampingan dari jajaran Bhabinkamtibmas, mulai dari proses penanaman hingga panen, sehingga hasilnya optimal," tambahnya.
Pada tahap pertama, penanaman jagung dilakukan secara serentak di 28 titik di 5 kabupaten, dengan total luas lahan 59,795 hektar dan penggunaan bibit jagung sebanyak 535,97 kilogram. Kapolda Kaltara menegaskan bahwa upaya ini akan terus berlanjut hingga seluruh target lahan terpenuhi.
Pada acara tersebut Kapolda Kaltara secara simbolis menyerahkan bibit jagung kepada perwakilan Kelompok Tani Tunas Baru. "Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan bantuan dari Kapolda Kaltara. Program ini membawa semangat baru bagi kami untuk terus maju," ujar Suhartono Ketua Kelompok Tani Tunas Baru.
Selain di Tanjung Palas, sebanyak 28 lokasi di seluruh wilayah Kalimantan Utara dipilih sebagai titik penanaman serentak dengan total luas lahan awal sebesar 59,795 hektare dan penggunaan bibit jagung sebanyak 535,97 kilogram. Program ini menjadi tahap awal dari target keseluruhan seluas 9.200,52 hektare, yang mencakup gabungan lahan kelompok tani dan pengusaha kelapa sawit.
Rincian Lokasi Penanaman Jagung Serentak di Kaltara:
- Polresta Bulungan: Total luas lahan 36,675 Ha (7 titik) dan Total bibit 462,12 Kg
- Polres Nunukan: Total luas lahan 9,59 Ha (8 titik) dan Total bibit 29,35 Kg
- Polres Tarakan: Total luas lahan 2,6 Ha (3 titik) dan Total bibit 2,5 Kg
- Polres Tana Tidung: Total luas lahan: 2,66 Ha (3 titik) dan Total bibit 14,4 Kg
- Polres Malinau: Total luas lahan 8,27 Ha (7 titik) dan Total bibit 27,6 Kg
"Kegiatan penanaman jagung ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan semangat gotong royong dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kaltara, sekaligus sebagai kontribusi nyata bagi bangsa dan negara," tutup Kapolda.







Komentar Via Facebook :