Berita / Sumatera /
BUMN Perkebunan ini Jualan Listrik, Bahan Bakunya Limbah
PLTBg milik PTPN IV di Kecamatan Pasir Mandoge Kabupaten Asahan. Foto: Dok. PTPN IV
Medan, Elaeis.co - PTPN IV mendirikan pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) di Kecamatan Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, untuk mengolah limbah cair dari sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) atau palm oil mill effluent (POME) menjadi sumber energi.
Pembangunan PLTBg ini dikerjasamakan dengan PT Karya Mas Energi (KME), sebuah perusahaan yang berpengalaman membangun pembangkit listrik berbasis limbah.
Direktur Utama PTPN IV, Sucipto Prayitno, mengatakan, PLTBg Pasir Mandoge sudah beroperasi secara komersial sejak 27 Juli 2021.
"Kami juga ingin mendukung program Pemerintah Republik Indonesia dalam pengembangan dan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT)," katanya kepada wartawan di Medan, Selasa (7/12/2021).
Menurutnya, pola kerja sama dengan PT KME menggunakan sistem build operate transfer (BOT) dengan jangka waktu 10 tahun. Itu artinya pembiayaan, pengadaan material, dan jasa lainnya yang terkait proyek pembangunan PLTBg disediakan sendiri oleh investor.
Setelah pembangkit beroperasi, investor berhak mengoperasikan dan mengambil manfaat ekonomi dari proyek tersebut selama jangka waktu yang disepakati sebagai pengganti seluruh biaya yang telah dikeluarkan selama pembangunan.
Menurut Sucipto, PTPN IV melalui PT KME telah menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik (PJBL) PLTBg Pasir Mandoge dengan PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara 2 April 2021 silam.
“Suplai listrik ke PLN sejak PLTBg beroperasi yaitu pada bulan Juli sebesar 107.101,28 Kwh, Agustus 872.451,50 Kwh, September 830.963,84 Kwh, dan Oktober 623.974 Kwh," paparnya.
Kata dia, PJBL PLTBg Pasir Mandoge dengan PT PLN memakai skema kontrak Power Purchase Agreement (PPA) dengan jangka waktu 20 tahun dengan tarif jual listrik 10 tahun pertama sebesar Rp 1.018 per Kwh dan 10 tahun kedua sebesar Rp 730 per Kwh.
Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan PTPN IV, Riza Fahlevi Naim, menambahkan, PLTBg Pasir Mandoge beroperasi untuk memperkuat sistem kelistrikan di Sumatera Utara melalui jaringan distribusi 20 KV penyulang PM06 PLN UP3 Pematangsiantar.







Komentar Via Facebook :