https://www.elaeis.co

Berita / PSR /

70 Hektar Kebun Sawit di Melawi Akan Diremajakan

70 Hektar Kebun Sawit di Melawi Akan Diremajakan

Ilustrasi - kebun kelapa sawit di Kabupaten Melawi. Dok.Istimewa


Melawi, elaeis.co - Banyaknya kebun kelapa sawit yang tidak produktif membuat Kabupaten Melawi sebagai salah satu sentra kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mulai tertinggal. Padahal usia kebun di wilayah itu umurnya masih tergolong muda yakni kisaran 12 tahunan.

Seperti yang terjadi di Desa Sungai Raya, Kecamatan Pinoh Utara Di desa ini sedikitnya ada 70 hektar kebun kelapa sawit milik petani swadaya akan diajukan peremajaan oleh Kelompok Tani Sungai Raya.

"Saat ini petani tengah mempersiapkan berkas-berkas atau persyaratan untuk pengajuan peremajaan sawit rakyat (PSR) dari BPDPKS," terang Sekretaris Apkasindo Kalbar, Agus Kuswara kepada elaeis.co, Selasa (18/6).

Menurut Agus, kebun tersebut tidak produktif lantaran petani menggunakan bibit tidak berkualitas bagus saat awal pembangunan kebun lalu. Alhasil bibit tidak bermutu atau benih abal-abal itu justru memberikan kerugian bagia petani.

"Memang tidak sedikit peredaran  bibit abal-abal di Kabupaten mewali ini. Tentu petani juga harus hati-hati dan tau ciri-ciri benih tidak bersertifikat tadi," terangnya.

Sementara isu dinaikkannya dana hibah PSR dari BPDPKS menjadi Rp60 juta/hektar kata Agus memberikan angin segar bagi petani. Sebab petani sudah menunggu-nunggu momen ini.

"Pasti ini juga akan berdampak pada kemajuan daerah. Petani juga akan sangat di ringankan bebannya lantaran tidak perlu berhutang pada perbankan  sebab dananya sudah cukup sampai kebun PSR itu berproduksi," tandasnya.


 

Komentar Via Facebook :