"Mereka masih pada wait and see, baik penjual mau pun pembeli," ucap Nursalam, agak menyayangkan.
Ia juga merasa heran, para anggota bursa sebetulnya mengaku tertarik dengan Bursa CPO, juga mengaku tidak susah mengikuti prosedur teknis. "Tapi kok masih belum mau bertransaksi," tutur Nursalam.
Saat diresmikan tujuh bulan silam, Bursa CPO Indonesia tercatat beranggotakan 18 pengusaha sawit. Dalam perjalanannya sampai awal Mei 2024 bertambah menjadi 48, dan bertambah satu lagi menjadi 49 anggota di pengujung Mei ini.
Jumlah ini masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah total perusahaan kelapa sawit yang tercatat sebanyak 2.294 pada 2023.
Bahkan jika dibandingkan dengan total perusahaan anggota Gapki yang berjumlah 727, jumlah anggota Bursa CPO Indonesia yang didominasi anggota Gapki ini masihlah sangat kecil.
Namun Nursalam tetap optimistis, meski anggota Bursa CPO saat ini baru berjumlah 49, volume transaksi akan dapat terus didongkrak. Ini mengingat seluruh anggota Bursa CPO tersebut tergolong pemain besar.
"Kalau semuanya berpartisipasi, bertransaksi, sudah cukup menyumbangkan angka yang luar biasa. Akan sangat membantu pertumbuhan Bursa CPO Indonesia," papar Nursalam. "Kalau setiap hari satu anggota bertransaksi 10 lot saja, berarti sudah 490 lot per hari," ia menambahkan.
Lebih jauh Nursalam menyatakan keyakinannya kalau pada akhirnya nanti jumlah anggota Bursa CPO akan makin bertambah dan semuanya aktif bertransaksi.
"Targetnya nggak usah terlalu muluk-muluk. Sampai akhir tahun ini jumlah anggota bertambah menjadi 100 saja, kita sudah bisa tancap gas, sudah bisa membuat harga acuan. Saya selalu yakin, tinggal tunggu waktu aja kok," tegas Nursalam, optimistis.
Sosialisasi gencar
Untuk menarik anggota sebanyak-banyaknya, ICDX senantiasa gencar melakukan sosialisasi mengenai keberadaan Bursa CPO Indonesia dan keuntungan jika menjadi anggotanya. ICDX juga memberi kemudahan bagi anggota, di antaranya membebaskan iuran kepesertaan tertentu.
Tak hanya proaktif mendatangi, atau pun memenuhi undangan para pelaku industri sawit, ICDX juga dengan senang hati menerima kunjungan stake holder ke kantor ICDX.
Bursa CPO Indonesia Optimisme di Tengah Miskinnya Transaksi
Diskusi pembaca untuk berita ini