https://www.elaeis.co

CLOSE ADS
CLOSE ADS
Berita / Nusantara /

Sepenggal Cerita Gadis Papua Barat; Cumlaude di Poltek CWE

Sepenggal Cerita Gadis Papua Barat; Cumlaude di Poltek CWE

Nurul Isna, anak buruh sawit di Sorong Papua Barat yang lulus cumlaude di Poltek CWE. foto: ist


Sebentar lagi, Kota Bekasi Jawa Barat itu bakal tinggal kenangan bagi perempuan 22 tahun ini. Kota yang telah memberinya ruang selama tiga tahun untuk menimba ilmu Managemen Logistik di Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE) yang ada di sana.

Sebab waktunya di Bekasi itu tinggal hitungan hari untuk kemudian kembali lagi ke Kampung Malawili, Distrik Aimas Kabupaten Sorong, Papua Barat, menemui ayahnya Muhammad Ilyas 52 tahun dan emaknya Siti Samsia 48 tahun, yang telah lama dia tinggal. 

Lalu, mengabdikan segala apa yang pernah dia dapatkan selama kuliah hingga mengantongi predikat cumlaude --- IPK 3,68 --- di kampung halamannya itu. 

"Saya ingin menjadi bagian dari upaya membangun perkelapasawitan yang berkelanjutan di Papua Barat," suara Nurul Isna terdengar bersemangat saat berbincang dengan Elaeis Magazine, tadi malam.   

"Dan saya ingin menjadi bagian dari kampanye sawit baik itu. Saya akan bercerita kepada siapa saja, teman, masyarakat sekitar, bahwa sawit itu masa depan yang sangat menjanjikan, jangan dianggap buruk," katanya. 

Isna kemudian cerita kalau tanggal 29 ini mereka wisuda. Dia angkatan 2019 bersama 147 orang lainnya. "Saya satu-satunya dari Papua Barat," katanya.

Di sinilah yang kemudian menjadi unik itu; serba satu-satunya! Isna satu-satunya yang lulus dari Papua Barat di angkatannya untuk kuliah di Politeknik CWE, satu-satunya dari Politeknik CWE kembali ke Papua Barat, dan peranakan Maros-Bulukumba Sulawesi Selatan (Sulsel) ini anak satu-satunya di keluarganya. 

Ayahnya seorang karyawan biasa di perkebunan kelapa sawit PT. Inti Kebun Sejahtera, sementara emaknya hanya ibu rumah tangga biasa.

Kalau saja teman ayahnya, Slamet, tak ketemu dengan Dorteus Paiki, bisa jadi Isna akan bablas bekerja sambal kuliah. 

Soalnya selepas lulus dari jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sorong pada 2018, Isna sudah sempat ikut Pendidikan Staf Penerbangan dan kemudian magang di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong.


Selengkapnya baca di Elaeis Magazine Edisi Oktober 2022

Komentar Via Facebook :