https://www.elaeis.co

CLOSE ADS
CLOSE ADS
Berita / Nasional /

Sama dengan PSR, Kini Pengajuan Program Sarpras Juga Dilakukan Secara Online

Sama dengan PSR, Kini Pengajuan Program Sarpras Juga Dilakukan Secara Online

Ilustrasi-peremajan sawit. (Asian Agri)


Pekanbaru, elaeis.co - Program bantuan Sarana dan Prasarana (Sarpras) yang dibiayai oleh dana sawit yang dihimpun Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menjadi salah satu program andalan bagi Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. 

Namun sayangnya, belum banyak daerah yang bisa merasakan bantuan ini. Tercatat hanya petani di beberapa provinsi saja yang sudah berhasil mendapatkan bantuan itu. Riau, yang merupakan daerah dengan perkebunan sawit terluas bahkan belum merasakannya. 

Dinas Perkebunan Provinsi Riau saat ini terus melakukan sosialisasi untuk mengajak para petani memanfaatkan program tersebut. 

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perkebunan Provinsi Riau, T Ridwan Putra Yuda menyebutkan, saat ini pengajuan dana Sarpras telah dilakukan secara online. Hal ini sama dengan pengajuan pada program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang telah dilakukan melalui aplikasi online. 

"Sama dengan PSR, sekarang untuk Sarpras juga pengajuannya secara online. Kita juga mendorong dinas di kabupaten kota untuk mendampingi para pekebun yang kesulitan melakukan pengajuan," kata Ridwan kepada elaeis.co, Sabtu (22/10).

Namun, proses verifikasi masih tetap sama, tidak ada pemangkasan seperti yang diterapkan pada program PSR. Diketahui saat ini untuk progam PSR, verifikasi hanya dilakukan di tingkat kabupaten/kota, sedangkan provinsi dan Direktorat Jenderal Perkebunan hanya meneruskan ke BPDPKS. 

"Kalau untuk Sarpras verifikasi masih sama. Pertama dilakukan ditingkat kabupaten kota, kemudian diverifikasi lagi di tingkat provinsi, selanjutnya ada verifikasi lagi di tingkat Ditjenbun, baru ke BPDPKS. Belum ada pemangkasan proses verifikasi di program Sarpras ini," jelasnya. 

Ridwan mengatakan, saat ini dengan mekanisme pengajuan yang dilakukan secara online, sudah makin banyak petani yang mengajukan program tersebut. 

"Sudah banyak yang mengajukan. Untuk jumlahnya kita belum monitor. Tapi kita berharap ini bisa lebih memudahkan petani dalam pengajuan program Sarpras ini," pungkasnya.

Komentar Via Facebook :