https://www.elaeis.co

Berita / Sumatera /

Perempuan ini Ubah Minyak Jelantah Jadi Biodiesel Pakai Alat Sederhana

Perempuan ini Ubah Minyak Jelantah Jadi Biodiesel Pakai Alat Sederhana

Ashri Rahmatia dan biodiesel buatannya. Foto: Ist.


Bengkulu, elaeis.co - Banyaknya minyak jelantah yang tidak dimanfaatkan menjadi inspirasi bagi Ashri Rahmatia. Warga Kota Bengkulu ini lantas mengubah minyak jelantah menjadi biodiesel.

Perempuan berusia 31 tahun ini mengatakan, dirinya berhasil mengubah minyak jelantah menjadi biodiesel dengan alat yang sangat sederhana, yakni menggunakan saringan. Setelah disaring, minyak jelantah tersebut lalu diuapkan dengan suhu panas kira-kira 100 derajat celcius agar jernih. Setelah jernih baru dicampur dengan katalis metanol.

"Nah kalau sudah begitu, biodiesel siap digunakan," kata Ashri, kemarin.

Ia mengaku, biodiesel yang diproduksinya sudah digunakan pada kendaraan. Hasilnya pun cukup baik digunakan di kendaraan bermesin diesel dan tidak menemukan kendala yang berarti.

"Untuk nilai oktannya memang belum diperiksa, tapi tidak ada kendala dengan kualitas biodieselnya," ujar Ashri. 

Ia mengatakan, selain menghasilkan biodiesel, minyak jelantah juga menghasilkan gliserin. Pada saat proses pembuatan biodiesel, produk yang dihasilkan ada dua, yakni minyak dan endapan berupa gliserin. Endapan ini bisa diolah menjadi sabun mandi. 

"Jadi tidak hanya biodiesel saja, tapi juga bisa menjadi sabun mandi," ungkapnya.

Ia mengaku, 1 liter minyak jelantah bisa menghasilkan 0,2 liter biodiesel. Dalam sekali produksi, dirinya mampu mengolah sebanyak 10 liter minyak jelantah. Artinya setiap kali produksi mampu menghasilkan sedikitnya 2 liter biodiesel. 

"Meski tidak banyak, tapi itu lebih baik dibandingkan minyak jelantah tidak dimanfaatkan atau hanya dibuang begitu saja yang berisiko terhadap lingkungan," tutupnya.
 

Komentar Via Facebook :