Berita / Sumatera /

Pemuda Batanghari Diajak Cintai Sawit dan Jadi Petani

Pemuda Batanghari Diajak Cintai Sawit dan Jadi Petani

Seminar Sawit Go To kampus Exhibition & Sosialisasi Sawit Baik 2023 di Universitas Batanghari. foto: Kerisjambi.id


Jakarta, elaeis.co - Jaringan Indonesia Muda (JIM) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Batanghari melaksanakan Seminar Sawit Go To kampus Exhibition & Sosialisasi Sawit Baik 2023 dengan tema “Meningkatkan Peran Pemuda Untuk Kemajuan Sawit Indonesia”.

Seminar ini menghadirkan pemateri yang kompeten di bidangnya. Yakni Kepala Dinas TPHP-BUN Kabupaten Bungo Muhammad Hasbi MSi, Ketua DPW Apkasindo Provinsi Jambi Kasriwadi, dan Direktur PTPN VI Jambi M. Iswan Achir.

Seminar diawali dengan pemutaran video Sawit Baik yang membuka cakrawala peserta seminar terhadap sawit. Usai menyaksikan video tersebut, Gubernur BEM Fakultas Pertanian, Sastra Manggala Wijaya, menyebutkan bahwa selama ini banyak isu yang beredar yang menyebutkan sawit berdampak buruk terhadap lingkungan.

"Namun perlu sama-sama diketahui bahwa sawit merupakan salah satu penyumbang devisa tertinggi untuk negara. Dan peran mahasiswa dan pemuda sangat dibutuhkan saat ini karena kontribusi dan kesadaran pemuda terhadap dunia perkebunan khususnya sawit masih minim," katanya dalam keterangan resmi BPDPKS, Sabtu (18/3).

"Maka dari itu kami mengucapkan rasa terima kasih kepada BPDPKS yang telah membantu.dan mendukung kegiatan Sawit Go To Campus yang sangat penting ini. Begitu juga JIM yang telah membantu kami," tambahnya.

Pada kesempatan itu Muhammad Hasbi menyampaikan bahwa sawit merupakan komoditas dengan lahan yang sangat luas di Provinsi Jambi. " Maka dari itu, pemuda harus jeli dengan peluang usaha yang ada pada tumbuhan sawit, mulai dari bibit sampai hilirisasinya," tukasnya.

Kasriwadi yang merupakan petani sawit berhasil membuat para mahasiswa yang menjadi peserta seminar menjadi semangat. Dia memberikan motivasi bagaimana bangganya menjadi petani sawit.

"Jangan malu menjadi petani sawit karena sawit saat ini mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di Indonesia," ucapnya.

"Sawit seringkali dikatakan buruk di mata orang. Namun perlu diketahui bahwa sawit hari ini sudah banyak memberikan manfaat untuk dunia," sambungnya.

Pemateri ditutup oleh perwakilan dari PTPN VI Jambi yang membeberkan bagaimana cara merawat tumbuhan sawit yang benar.
 

Komentar Via Facebook :