https://www.elaeis.co

CLOSE ADS
CLOSE ADS
Berita / Sumatera /

Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi Dirambah Jadi Kebun Sawit

Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi Dirambah Jadi Kebun Sawit

Hutan lindung Bukit Suligi dirambah untuk dijadikan perkebunan sawit. foto: Yahya


Pasir Pengaraian, elaeis.co - Hutan Lindung Bukit Suligi di Kabupaten Rokan Hulu (rohul), Riau, saat ini kondisinya porak poranda. Kayunya dijarah, kawasan hutan yang terbuka lalu ditanami kelapa sawit.

Masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Bukit Suligi meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) segera memusnahkan ratusan hektare perkebunan sawit ilegal karena menyebabkan hilangnya fungsi hutan.

"Kebun kelapa sawit yang berada di hutan lindung itu jelas menyalahi aturan. Mestinya KLHK jangan hanya sibuk bikin aturan, namun pelaksanaannya tidak jelas. Tentu sangat miris jika kondisinya begini, tidak ada tindakan terhadap pelakunya," kata Tigan, masyarakat Kecamatan Tandun, kepada elaeis.co, Rabu (25/1).

Dia menjelaskan, dari 40 ribu hektare luas hutan lindung Bukit Suligi, diperkirakan hanya tersisa sekitar 600 hektare saja yang masih memiliki tutupan hutan yang bagus. Selebihnya sudah diubah menjadi perkebunan kelapa sawit. 

Dia mengakui ada juga masyarakat yang ikut membuka hutan, tapi ada batasannya yakni maksimal 4 hektare saja.

"Nah, kalau sudah menguasai sampai ratusan hektare, dasarnya apa? Pakai kelompok tani atau apa? Kalau memang cara seperti itu diperbolehkan, KLHK bikinlah aturan yang menjelaskan bahwa areal itu bukan lagi kawasan hutan," tandasnya.

Menurutnya, persoalan ini tidak bisa dianggap sederhana karena masyarakat Rohul saat ini ingin sekali pemulihan dan fungsi kawasan ini dikembalikan seperti sedia kala.

"Bukit Suligi tersebut merupakan daerah tangkapan air di bagian hulu sungai besar di Riau, yakni Sungai Rokan dan Tapung. Saat ini area tangkapan air sudah semakin berkurang karena beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit," sebutnya.

Iden, tokoh pemuda setempat juga mendesak KLHK segara meninjau lokasi tersebut. "Tengoklah bagaimana kondisinya sekarang. Pihak KPH Suligi Batu Gajah juga jangan diam saja," pungkasnya.
 

Komentar Via Facebook :