https://www.elaeis.co

Berita / Kalimantan /

Kaltim Terus Perkuat Kelembagaan untuk Tingkatkan Ekonomi Petani

Kaltim Terus Perkuat Kelembagaan untuk Tingkatkan Ekonomi Petani

Pelatihan Penumbuhan dan Penguatan Kelembagaan Petani Perkebunan di Desa Kedang Ipil. foto: Disbun Kaltim


Samarinda, elaeis.co - Saat ini perkembangan tanaman perkebunan di Provinsi Kalimantan Timur (kaltim) mengalami perkembangan pesat dan masih potensial untuk terus dikembangkan. Upaya pengembangan dilakukan melalui 3 pola, yaitu perusahaan besar swasta (PBS), perusahaan milik pemerintah (BUMN), dan perkebunan rakyat.

Pengembangan kebun sawit PBS dan BUMN relatif tidak menemui hambatan selama ini. Namun beberapa tahun ini pengembangan sektor perkebunan rakyat di pedesaan di Kaltim mengalami beberapa kendala atau permasalahan.

Diantaranya luasan kebun rakyat terus bertambah akan tetapi produktivitas tanaman masih rendah. Selain itu, kelembagaan petani juga masih lemah sehingga pengelolaan manajemen usaha serta hasil produk petani belum mampu berdaya saing di pasaran.

"Dari beberapa kendala atau permasalahan tersebut, ada beberapa hal yang menjadi perhatian kita bersama, yaitu peran kelembagaan petani," kata Kepala Bidang Pengembangan Komoditi Disbun Kaltim, Hj. RR Zuraida Henny Hapsari.

Dilihat keberadaan kelembagaan petani saat ini, menurutnya, belum berjalan aktif atau belum terlihat perannya terhadap kemajuan petani. Salah satu contoh keaktifan pengurus, pertemuan kelompok, rencana kerja kelompok, dan manajemen atau administrasi kelompok, belum berjalan dengan baik.

"Untuk itu pembinaan kelembagaan petani perlu menjadi perhatian bersama baik itu di tingkat provinsi atau kabupaten. Harus terus dilakukan pendampingan petani atau kelembagaannya," tukasnya.

"Peran kelembagaan cukup berpengaruh dalam proses pengembangan usaha dan peningkatan ekonomi petani. Apabila kelembagaan berjalan dengan baik, akan mampu memberikan dampak yang besar bagi perekonomian di pedesaan," tambahnya.

Terkait dengan pembinaan tersebut, katanya, belum lama ini Disbun Kaltim melaksanakan Pelatihan Penumbuhan dan Penguatan Kelembagaan Petani Perkebunan di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan tersebut difokuskan pada beberapa aktifitas yang spesifik misalnya upaya untuk memfasilitasi peningkatan pendapatan petani melalui pemberdayaan, penumbuhan dan penguatan kelembagaan, peningkatan akses petani terhadap sumber daya produktif, dan peningkatan sarana/prasarana pertanian.

Sebagai informasi, Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim telah melaksanakan pembinaan dan pendampingan kepada 124 lembaga poktan/gapoktan yang bergerak di usaha budidaya perkebunan dari tahun 2019 s/d 2022.

"Bentuk pembinaan melalui kegiatan perluasan, rehabiitasi, intensifikasi, dan peremajaan pada 7 komoditi yang dikembangkan. Masing-masing kelapa sawit, karet, kelapa dalam, kakao, lada, pala dan aren," sebutnya.

"Poktan dan gapoktan di Kaltim yang telah dilatih ada kurang lebih 287, sehingga yang belum dilatih masih ada sebanyak 163 poktan/gapoktan," tambahnya.
 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :