Berita / Internasional /
Harga CPO Dunia Menguat Mengikuti Kedelai
Ilustrasi/Reuters
Pekanbaru, elaeis.co - Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) melesat di sesi awal perdagangan pada Senin (8/8) kemarin, setelah harga CPO ambles 9,6% di sepanjang pekan lalu.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja menjelaskan, penguatan harga CPO pada pembukaan perdagangan hari ini, bersamaan dengan kenaikan pada harga minyak kedelai di Dalian.
"Harga minyak kedelai di Dalian naik tajam 3,5%. Minyak sawit dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak terkait karena mereka bersaing untuk mendapatkan bagian di pasar minyak nabati global," katanya, Selasa (9/8).
Selain itu, lanjut Defris, analis juga berpendapat bahwa CPO Malaysia telah tersaingi oleh CPO Indonesia karena pemerintah Indonesia telah memangkas pungutan ekspor dan meningkatkan volume ekspor CPO, sehingga dinilai lebih menarik.
"Harga tunai yang lebih rendah, diskon kelapa sawit yang lebih besar ke minyak kacang saingan terdekatnya dan pengurangan pajak ekspor akan menawarkan peningkatan peluang ekspor kelapa sawit Indonesia," tambahnya.
Kondisi, kata Defris, menjadi penyebab utama naiknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang ditetapkan oleh tim penetapan harga TBS di Dinas Perkebunan Provinsi Riau.
Di mana harga TBS sawit Riau untuk periode 10-16 Agustus 2022, khususnya pada kelompok umur 10-20 tahun ditetapkan naik sebesar 4,63 persen menjadi Rp 2.232,93/kg.







Komentar Via Facebook :