https://www.elaeis.co

CLOSE ADS
CLOSE ADS
Berita / Sumatera /

Ditopang Sawit, Sektor Pajak Riau Tembus Rp21,77 Triliun

Ditopang Sawit, Sektor Pajak Riau Tembus Rp21,77 Triliun

Konferensi pers Kinerja APBN 2022 di Pekanbaru. Foto: Bayu


Pekanbaru, elaeis.co - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Riau mencatat penerimaan pajak netto sebesar Rp21,77 triliun di tahun 2022. 

Jumlah itu mencapai 124,35 persen dari total target penerimaan yang telah ditetapkan tahun 2022, yakni sebesar Rp17,5 triliun. 

Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan Kanwil DJP Riau, Ivonne Kristina Sitompul mengatakan, jika dibandingkan tahun 2021, tahun lalu secara keseluruhan Kanwil DJP Riau mengalami pertumbuhan sebesar 28,58 persen. 

"Selama tahun 2022, ada lima sektor yang dominan yaitu perdagangan, industri pengolahan, pertanian, pertambangan dan administrasi pemerintahan yang berkontribusi sebesar 80,23% dari total penerimaan netto Kanwil DJP Riau," kata Ivonne saat konferensi pers Kinerja APBN 2022 di Pekanbaru, Rabu (25/1). 

Dia merincikan, untuk realisasi penerimaan dari sektor perdagangan tahun lalu sebesar Rp5,7 triliun. Sementara industri pengolahan Rp4,4 triliun, pertanian Rp3,38 triliun, pertambangan Rp2,32 triliun, dan administrasi pemerintah Rp1,65 triliun.

"Penerimaan dari 3 sektor terbesar yaitu sektor perdagangan, industri pengolahan dan pertanian dengan total Rp13,5 triliun yang berkontribusi 61,98% dari total penerimaan netto terutama berasal dari penerimaan wajib pajak sawit," ujarnya. 

Selain itu, penerimaan dari sektor administrasi pemerintahan juga mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 87,09%. 

Dari sisi penerimaan SPT Tahunan, Kanwil DJP Riau juga berhasil mengumpulkan 372.019 SPT atau sebesar 94,21% dari target 493.707 SPT untuk tahun 2022. 

"Kepatuhan penyampaian SPT Tahunan menjadi salah satu fokus Kanwil DJP Riau untuk tahun 2023, mengingat penyampaian SPT Tahunan merupakan salah satu kewajiban terpenting yang wajib dilaksanakan oleh seluruh Wajib Pajak," pungkasnya.

Komentar Via Facebook :