https://www.elaeis.co

Berita / Feature /

Alamaak! Ada Maling CPO di Pelindo Dumai

Alamaak! Ada Maling CPO di Pelindo Dumai

Pipa yang mengalirkan CPO ke tongkang di Dermaga B Pelindo Dumai. foto: ist


Pekanbaru, elaeis.co - Pelabuhan Indonesia I Dumai Provinsi Riau ternyata sudah tak aman lagi, minimal sejak tahun lalu. Sebab di kawasan Dermaga B di sana, maling Crude Palm Oil (CPO) berkeliaran dan bisa menyikat 170 ton CPO dalam semalam!. 

Modus operandinya tergolong terstruktur dan dilakukan oleh lebih dari satu orang. Ada yang bertugas memasang selang ke kran pipa di lantai 3, ada pula yang standby di dalam pompong --- kapal bermesin tempel --- di bawah dermaga menunggu aliran CPO. 

Malam Sabtu pekan lalu, dua orang pelaku pencurian CPO itu tertangkap di meteran 470 persis saat tongkang yang akan mengangkut CPO milik PT Eka Dura Indonesia (EDI) --- anak perusahaan Astra Agro Lestari (AAL) --- melakukan pengisian di meteran 255. 

Sayang, saat security Pelindo menangkap pelaku di lantai tiga, kapal pompong penampung CPO di bawah dermaga, sudah raib.  

Kepada elaeis.co, General Manager Pelindo Dumai, Jhonatan Ginting mengatakan kalau yang ditangkap itu adalah satu orang pekerja perusahaan dan satu lagi pihak luar. 

"Inilah yang membikin kita kesulitan itu. Soalnya pekerja perusahaan yang jadi pelakunya. Masuk ke Dermaga B itu ketat lho dan pintu masuk ke sana cuma satu. Orang yang tidak berkepentingan enggak akan boleh masuk. Artinya, hanya pekerja perusahaan Tenan kita yang boleh masuk," terangnya.

Meski ketat masuk dermaga, Jhonatan mengakui kalau di bawah dermaga pihaknya kesulitan mengontrol. Maklum, daerah itu adalah laut yang orang bebas ke sana, bisa pula pura-pura memancing. 

"Tapi segimana pun bebasnya di bawah, kalau mereka tidak ada akses ke atas, enggak bisa juga ngapa-ngapain," ujarnya. 

Jhonatan kemudian menyebut, dengan peristiwa malam Sabtu pekan lalu itu, pihaknya akan lebih memperketat lagi pengawasan dan penjagaan. 

"Yang tadinya patroli hanya sekali dua jam, kita akan bikin minimal setiap jam. Lampu penerangan juga akan lebih kita optimalkan, begitu juga dengan pemasangan CCTV. Kami juga berharap agar security Tenan dan Pelindo lebih sering breafing untuk saling mengingatkan. Masing-masing Tenan kan punya security juga," katanya. 

CD Area Manager Riau Astra Agro Lestari, Dede Putra Kurniawan, tak menampik kalau pihaknya kemalingan CPO di Pelindo Dumai itu.

Soal berapa banyak CPO yang hilang, Dede belum bisa merinci, sebab hari ini (Selasa 29/3) baru selesai pengisian Tongkang berbobot 6500 ton itu. 

"Nanti setelah selesai pengisian baru disonding berapa tersisa di tangki timbun dan berapa yang sudah masuk ke Tongkang, lalu dikurangi losses 0,5%," terangnya.

Dede juga tak menampik kalau otak pencurian itu adalah karyawan perusahaan surveyor yang dikontrak oleh  perusahaannya. 

Yang pasti kata Dede, pencurian CPO ini bukan kali pertama. Pada sekitar Juni tahun lalu, dalam satu malam pihaknya malah kehilangan 170 ton CPO. "Kita enggak tahu pencurinya siapa. Yang jelas sepertinya sudah terorganisir," ujarnya. 



 

Komentar Via Facebook :