Siak, elaeis.co - Sebanyak 181 orang petani kelapa sawit mengikuti gelaran pelatihan panen dan pasca panen. Kegiatan ini berlangsung di Koperasi Produsen Tunas Muda yang beroperasi di Kabupaten Siak.

Ketua Koperasi Produsen Tunas Muda, Setiyono menjelaskan gelaran ini diinisiasi oleh Best Planter Indonesia (BPI). Dimana peserta hadir dari sejumlah kabupaten yang ada di Riau. Yakni dari Kuantan Singingi, Bengkalis, Indragiri Hilir dan Rokan Hilir.

"Kita sangat apresiasi dengan kegiatan ini. Sebab menjadi wadah menimba ilmu bagi petani khususnya dalam proses panen dan pasca panen," ujarnya kepada elaeis.co, Rabu (24/6).

Dalam pelatihan yang berlangsung sejak 22 hingga 26 Juni itu, petani mendapat tambahan ilmu. Mulai dari memahami falsafah dan regulasi panen dan pasca panen. Lalu dapat menentukan organisasi dan sistem panen.

"Harapan kita tentu, wawasan petani bertambah mulai dari awal persiapan panen dan memahami kriteria matang panen," terangnya pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Aspek-Pir tersebut.

Petani juga diharapkan dapat menerapkan taksasi produksi. Melakukan teknik memanen yang tepat, menangani hasil panen (TBS dan brondolan) dan manajemen tajuk, serta melakukan pengangkutan dan ketelusuran yang benar.

Selain mendapatkan materi pelatihan, petani juga melakukan kunjungan ke kebun kelapa sawit milik koperasi Produsen Tunas Muda.

Gelaran kegiatan ini sendiri BPI didukung langsung oleh Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP). Dimana selain di Riau, kegiatan ini rencananya juga akan dilangsungkan di provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan Provinsi Aceh.