# BERITA
-
Produk Lidi Sawit Asal Mukomuko Mulai Populer di Malaysia
Produk Lidi Sawit Asal Mukomuko Mulai Populer di Malaysia -
Petani Lokal Digembleng Menuju Industri Kelapa Sawit yang Lebih Baik
Widya Erti Indonesia berupaya melakukan langka kongkrit untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas -
Menuju Masa Depan Hijau Bersama Petani Kelapa Sawit di Ketapang
Seratus petani swadaya di Ketapang, Kalimantan Barat, berkomitmen bersama untuk menggalang -
Buka Lahan dengan Cara Dibakar, Petani di Inhu Ditangkap Polisi
Seorang petani asal Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, harus berurusan dengan aparat -
DLHK Bengkulu Minta Kades Tindak Tegas Kebun Sawit Dalam Kawasan Hutan
DLHK Bengkulu Minta Kades Tindak Tegas Kebun Sawit Dalam Kawasan Hutan -
Kemarau Bikin Bobot TBS Sawit Ringan
Kemarau Bikin Bobot TBS Sawit -
Tidak Kunjung Diperbaiki, Jalan Rusak Membuat Petani Sawit Makin Sengsara
Hingga saat ini jalan sepanjang 5 km yang menghubungkan Desa Sonomartani, Kecamatan Kualuh Hulu, -
Bursa CPO Indonesia Resmi Diluncurkan, Ini Sejumlah Harapan dan Saran dari SPKS
Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) menyatakan mengapresiasi program Bursa crude palm oil (CPO) -
Tentang Bursa CPO, Ketum RSI: Jika Sudah Bicara Kedaulatan, Bela!
Sebenarnya kata Kacuk, ada baiknya pemerintah mewajibkan semua pelaku sawit bertransaksi di Bursa -
Peresmian Bursa CPO, Upaya Pembentukan Harga Acuan yang Transparan, Akuntabel & Tepat Waktu
Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI terus berkomitmen mendorong pembentukan harga acuan crude -
Petani Sawit Harus Jadi Pelopor Pengelolaan Sampah
Petani Sawit Harus Jadi Pelopor Pengelolaan -
Investor Jangan Lupakan Tenaga Kerja Lokal, Terkhusus di Sektor Sawit!
Investor Jangan Lupakan Tenaga Kerja Lokal, Terkhusus di Sektor Sawit! -
Naik Tipis, Harga Sawit di Kalbar Dibandrol Rp2.265,00/Kg
Merujuk hasil rapat penetapan Dinas Perkebunan Kalimantan Barat, harga kelapa sawit di wilayah itu -
Bioavtur Meluncur, Harga Sawit Masih Stagnan di Bengkulu, Mestinya Rp3 Ribu per Kg
Bioavtur Meluncur, Harga Sawit Masih Stagnan di Bengkulu, Mestinya Rp3 Ribu per














