Pekanbaru, elaeis.co - Sebanyak tujuh daerah kabupaten/kota di Provinsi Riau yang belum didorong untuk menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Kami mendorong agar kabupaten atau kota yang belum, untuk dapat menetapkan status siaga darurat karhutla," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, M Edy Afrizal, Jumat (10/3).
Ketujuh kabupaten/kota di Riau yang belum menetapkan status siaga darurat Karhutla adalah Kabupaten Pelalawan, Kuansing, Rokan Hilir, Kampar, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Kota Dumai.
Sementara, lima kabupaten/kota yang sudah nenetapkan status siaga darurat karhutla yaitu Kota Pekanbaru, Kabupaten Bengkalis, Meranti, Siak dan Rokan Hulu.
Pada bagian lain Edy menjelaskan,
sepanjang Januari hingga 10 Maret 2023, luas karhutla di Riau mencapai 16 hektare.
"Pencegahan dini dan penanganan karhutla di Riau saat ini semakin baik sehingga kasus karhutla di Riau dapat ditekan dan diantisipasi secepat
mungkin," katanya, mengutip keterangan resmi Diskominfo Riau.
Jika dibandingkan tahun lalu, menurut Edy, total luas karhutla di Riau menurun. "Sekarang dari Januari sampai 10 Maret 2023, luas karhutla 16 hektare," tambah Edy.
Tujuh Daerah yang Belum Didorong untuk Menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla
Diskusi pembaca untuk berita ini