Medan, elaeis.co - Jika dibandingkan dengan harga penetapan Disbun Provinsi Sumatera Utara (Sumut), harga kelapa sawit petani swadaya memang lebih rendah. Bahkan selisihnya cukup jauh.

Harga penetapan Disbun pekan ini dibandrol Rp2.445/kg. Harga ini diketahui meningkat ketimbang harga periode sebelumnya.

Sementara harga kelapa sawit milik petani swadaya tertinggi hanya Rp2.110/kg. Artinya, jika dibandingkan masih ada selisih Rp335/kg. Kemudian paling rendah harga kelapa sawit petani swadaya berada di angka Rp1.710/kg.

"Sebetulnya harga ini cenderung naik ketimbang periode lalu. Karena harga CPO juga meningkat," ujar Ketua Apkasindo Sumut, Gus Dalhari Harahap, kepada elaeis.co, Jumat (22/9).

Tentu harga ini akan lebih rendah kembali sampai di tangan petani. Sebab harga ini adalah harga yang ditawarkan PKS. Sementara tidak semua petani swadaya dapat menjual hasil kebunnya ke PKS. Biasanya petani menjualnya ke tengkulak atau toke sawit yang ada di daerahnya.

Berikut rincian harga kelapa sawit swadaya yang ditawarkan PKS:

Kab. Langkat.                  =Rp 1.765
Kab. Deli Serdang.         =Rp 1.890
Kab. Serdang Bedagai.   =Rp .2.110
Kab. Sim simalungun     =Rp .1.950
Kab. Batu bara.                =Rp 1.750
Kab. Asahan.                   =Rp 1.800
Kab. Labura.                    =Rp 1.830
Kab. Labuhan Batu.       =Rp 1.800
Kab. Labusel.                   =Rp 1.810
Kab. Paluta.                  =Rp 1.730
Kab. Palas.                    =Rp 2.100
Kab. Tapsel.                   =Rp 1.730
Kab. Tapteng.                =Rp 1.710
Kab. Madina.                 =Rp 2.080
Kab. Pakpak Bharat.     =Rp 1.980.