Kuantan Sengingi, elaeis.co - Di tahun 2023 ini, Kabupaten Kuantan Sengingi (Kuansing), Provinsi Riau, diberi target oleh pemerintah pusat untuk melaksanakan program peremajaan sawit rakyat (PSR) kurang lebih seluas 450 hektar.
Kuota itu diprediksi bakal tercapai. Pasalnya, secara keseluruhan sudah ada sekitar 180 orang pekebun yang telah masuk dalam website PSR secara online dengan total luasan lahan 345 hektar.
"Dari jumlah tersebut, tidak banyak lagi yang mau dicari calon peserta PSR untuk menutup kekurangan dari kuota yang diberikan, yakni 85 hektar," ujar Andri Yana Putra, Kepala Dinas Perkebunan dan Perikanan Kuansing, didampingi oleh Sekretarisnya Rafli kepada elaeis.co, Kamis (12/10).
Dia merinci, calon petani yang ikut PSR nanti berasal dari KUD Tirta Kencana di Desa Air Mas, Kecamatan Sengingi dengan total luasan lahan sekitar 242,4 hektar dan jumlah pekebun sebanyak 103 orang.
Kemudian, lanjut Andri, petani yang bernaung dalam KUD Sari Jaya di Desa Pasir Mas, yang memiliki anggota 77 pekebun dengan total luasan lahan sekitar 199 hektar.
"Memang kesemua calon petani ikut PSR tadi belum bisa dikatakan memenuhi kriteria, ada tahapan verifikasi yang akan dilakukan dan dalam waktu dekat hal itu dilaksanakan sebagai upaya tidak terjadi data ganda," pungkasnya.
Sambil berjalannya verifikasi lapangan, Andri berencana dalam waktu dekat membuat pertemuan dengan pekebun kelapa sawit untuk mensosialisasikan program dari Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) itu.
"Ditargetkan sosialisasi tersebut rampung tahun ini juga, supaya masyarakat benar-benar paham beragam program pemerintah pusat yang bersumber dari BPDPKS," ungkapnya.
Jumlah Petani Ikut PSR di Kuansing Bakal Memenuhi Kuota
Diskusi pembaca untuk berita ini