JAKARTA, elaeis.co - Kita seperti melihat permainan yoyo bila mengetahui hasil tender harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang di selenggarakan oleh PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) dalam beberapa hari terakhir ini.
Bayangkan, pada pekan lalu atau akhir bulan Agustus 2024, hasil tender di PT KPBN menunjukan adanya kenaikan harga CPO yang signifikan.
Lalu pada tender periode Senin, 2 September 2024, harga CPO justru anjlok sebanyak Rp 86 per kilogram (Kg).
Nah, kini, berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun oleh elaeis.co, harga CPO meroket Rp 100 per Kg berdasarkan hasil tender PT KPBN periode Rabu, 3 September 2024. Benar-benar seperti yoyo!
Yang tak kalah menarik adalah situasi hasil tender terkait stok CPO milik anak usaha Holding Perkebunan Nusantara yang ada di Kabupaten Langkat dan Deli Serdang yang tetap saja berakhir dengan withdraw (WD).
Harga CPO di Sawit Sebrang, Sawit Hulu, Kwala Sawit, serta Pagar Merbau terdongkrak naik meski akhirnya WD, dan memiliki selisih yang sama, yaitu Rp 100 per Kg, dengan harga CPO sehari sebelumnya yang juga berakhir dengan WD.
Tentu kita berharap meroketnya harga CPO ini berpengaruh baik pada perkembangan harga pembelian tandan buah segar (TBS) produksi para petani sawit saat ditransaksikan di pabrik kelapa sawit (PKS).
Seperti Yoyo, Kini Meroket Rp 100 Per Kg Harga CPO Hasil Tender PT KPBN Periode 3 September 2024
Diskusi pembaca untuk berita ini