Jakarta, elaeis.co – Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, bersama Ketua DPRA Saiful Bahri, memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo ke Istana Negara Jakarta. Dalam pertemuan itu Marzuki melaporkan beberapa persoalan terkait pembangunan dan meminta dukungan presiden atas beberapa kegiatan skala nasional yang akan digelar di Aceh.

Isu terkait penanganan kemiskinan di Aceh, penanganan stunting, inflasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Dana Otonomi Khusus (otsus) Aceh, juga menjadi bahasan dalam pertemuan tersebut. Juga disinggung Kawasan Pelabuhan dan Perdagangan Bebas Sabang di mana Marzuki mengajukan permohonan agar kawasan tersebut dijadikan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan diberikan impor khusus dengan rentang waktu.

“Juga dilaporkan tentang dana PON XXI Sumut-Aceh tahun 2024 yang belum tersedia. Kawasan industri budidaya perikanan seluas 1.000 hektare, percontohan garam tunel, dan pengerukan muara juga menjadi bahasan kita. Juga agar presiden berkenan menetapkan Dataran Tinggi Gayo Alas sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional,” kata Marzuki dalam keterangan resmi Humas Pemprov Aceh, beberapa hari lalu.

Pertemuan itu juga dimanfaatkannya untuk meminta dukungan presiden terkait program transmigrasi lokal, kelanjutan pembangunan jalan nasional Jalan Jantho – Keumala yang mengalami missing link atau terputus, serta pembangunan tol Kutacane – Langkat untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

Selain itu, kepada presiden, Marzuki melaporkan beberapa aksi cepat yang dilakukan Pemprov Aceh untuk mengentaskan kemiskinan dan membuka akses lapangan kerja kepada masyarakat.

“Di antaranya adalah dengan membuka ekspor langsung minyak sawit mentah atau CPO via pelabuhan di Aceh, membangun Kawasan Lumbung Pangan dan Pakan Ternak, serta membangun agro-industri seperti pabrik minyak goreng, tepung tapioka, gula, dan atsiri,” sebutnya.

“Pemprov Aceh juga melakukan pembangunan dryport di Bener Meriah untuk ekspor kopi dan produk daerah kawasan tengah Aceh, dan melakukan pengawalan potensi investasi seperti Semen Laweung dan lainnya,” tambahnya.