Bengkulu, elaeis.co - Petani sawit disarankan melakukan pemupukan dengan cara injeksi melalui batang kelapa sawit. Pemupukan dengan metode ini dinilai lebih efektif dibanding cara pemupukan konvensional.
"Kalau diinjeksi, pupuk tidak akan mengalami penguapan atau terbawa oleh air hujan. Sebab langsung disuntikkan ke dalam batang kelapa sawit," jelas Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Ir Ricky Gunarwan, kemarin.
Dia memaparkan, injeksi adalah metode pemupukan dengan cara membor lalu memasukkan pupuk ke dalam batang kelapa sawit. Pipa PVC sepanjang 11 inci (28 cm) dimasukan kedalam batang yang telah dibor terlebih dahulu dan pemupukan dilakukan dengan mengisi pipa dengan larutan pupuk sampai penuh. Pemupukan dilakukan setiap bulan untuk pemenuhan kebutuhan hara tanaman.
"Jadi ini adalah proses pemupukan yang sangat baik dan tidak merugikan petani," katanya.
Menurutnya, pupuk yang diinjeksikan ke batang sawit akan terserap sempurna dan ditransfer ke daun-daun baru/muda.
Penggunaan pupuk injeksi juga dibarengi dengan pH Balancer dan Stabilizer yang ditambahkan pada saat melarutkan pupuk. Hal itu dilakukan untuk menyeimbangkan pH dari pupuk.
Ini Kelebihan Pupuk Injeksi Dibanding Pupuk Tabur
Diskusi pembaca untuk berita ini