Seperti di Pesisir Selatan (Passel) sendiri kelembagaan juga masih belum maksimal dilakukan. Untuk itu ia meminta dinas atau instansi terkait perkebunan kelapa sawit di wilayah itu ikut mendukung target tersebut.

"Kita berharap bupati melihat dan mendengar nasib para  petani swadaya saat ini," ujarnya.

Kelembagaan ini penting menurut Azmal lantaran dapat memperpendek rantai penjualan TBS. Artinya petani bisa langsung berhubungan dengan PKS sehingga harga tidak banyak terjadi pemotongan. Sehingga rendahnya harga TBS bisa teratasi.

"Perihal rendahnya harga di Pessel ini sudah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu di DPRD Pessel. Bahkan telah dilakukan dua kali beberapa waktu lalu," katanya.

Dari RDP itu kata Azmal Terdapat beberapa poin yang disepakati. Di antaranya yakni mempercepat membentuk kelembagaan. Kemudian juga pembentukan tim gabungan untuk penetapan harga TBS petani swadaya dan pembangunan PKS yang saat ini di wilayah itu hanya 5 PKS yang beroperasi. Malah ada PKS yang juga tidak lagi membeli TBS dari petani.

"Kita berharap ke depan Kabupaten Pessel menjadi salah satu kabupaten yang memberikan devisa negara dan pemasukan daerah dengan jumlah yang cukup besar dari perkebunan kelapa sawitnya," ujarnya.

Berikut harga TBS Sumbar sepekan mendatang ;

Usia 3 tahun Rp2.129,66 /kg
Usia 4 tahun Rp2.390,54/kg
Usia 5 tahun Rp2.534,34/kg
Usia 6 tahun Rp2.561,71/kg
Usia 7 tahun Rp2.579,68/kg
Usia 8 tahun Rp2.789,59/kg
Usia 9 tahun Rp2.826,03/kg
Usia 10-20 tahun Rp2.829,18/kg
Usia 21 tahun Rp2.744,61/kg
Usia 22 tahun Rp2.734,90/kg
Usia 23 tahun Rp2.697,85/kg
Usia 24 tahun Rp2.557,66 /kg