Direktur Politeknik LPP Yogyakarta, Muhamad Mustangin, menegaskan bahwa EXPOUSE 2025 bukan sekadar pameran. “Kami berharap acara ini meningkatkan pemahaman sekaligus geliat pegiat UMKM menggunakan produk berbahan sawit dan turunannya. Politeknik LPP berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Mustangin.

Kisah sukses ini menunjukkan bahwa peluang tidak hanya datang dari kota besar atau sektor teknologi. Dengan dukungan BPDP dan lembaga pendidikan, anak muda kini bisa melihat perkebunan sawit bukan sekadar ladang, tapi ladang peluang untuk menjadi bos sendiri. 

Dari workshop kreatif hingga business matching, semuanya dirancang agar ide-ide cemerlang bisa tumbuh menjadi bisnis nyata yang menyerap tenaga kerja, meningkatkan ekonomi lokal, dan memberi kontribusi nyata pada pertumbuhan nasional.

Dengan langkah konkret seperti ini, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan akan muncul generasi pengusaha sawit yang membawa Indonesia bukan hanya sebagai produsen, tapi juga inovator di industri perkebunan global. 

Dan anak-anak muda yang hari ini belajar di LPP Yogyakarta bisa jadi nama-nama besar besok, bukan hanya sebagai pegawai, tapi sebagai bos sawit yang menggerakkan ekonomi.