https://www.elaeis.co

Berita / Sumatera /

PT GSS Diduga 'Kucing-kucingan' soal Harga Sawit

PT GSS Diduga

Ilustrasi sawit (istimewa)


Aceh, Elaeis.co - Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, Ir Netap Ginting meminta PT Gelobal Sawit Semesta (GSS) terbuka soal harga kelapa sawit kepada petani.

Soalnya, laporan demi laporan diterima Apkasindo Subulussalam tentang tidak transparannya harga sawit di pabrik tersebut.

"Kita dapat laporan, harga sawit di sana tertutup. Hanya diketahui oleh suplayer. Bahkan, harga yang diberikan setiap suplayer ke petani juga berbeda beda," kata Netap kepada Elaeis.co, Rabu (2/6).

Bahkan, yang paling meresahkan petani, karena anak perusahaan Asia Negeri itu membikin pembagian wilayah ke setiap suplayer.

"Pada saat panen puncak seperti saat ini, sistem itu sangat meresahkan petani karena banyak TBS milik petani. Contohnya saja, TBS dari Aceh Selatan banyak nggak terangkut (dimuat) karena di monopoli oleh Suplayer, petani sangat resah, sistim monopoli seperti itu juga bertentangan UU Persaingan Usaha," jelasnya.

Karena itu Apkasindo meminta Pemerintah Kota Subulussalam dapat menertibkan sistim pembelian TBS di pabrik GSS tersebut.

"Jangan lah gara-gara sistem itu, ada petani yang tersakiti dan terjolimi. Maka itu kita meminta PT GSS mengumumkan harga TBS secara terbuka, menerapkan 1 harga, menghapus sistim jonaisasi/wilayah kerja suplayer, membangun pola kemitraan, dan yang paling terpenting itu membeli harga sesuai ketetapan  Gubernur Aceh," kata dia.

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :