https://www.elaeis.co

CLOSE ADS
CLOSE ADS
Berita / Sumatera /

Empat Kabupaten Jadi Fokus Sulteng Untuk Program Peremajaan Sawit

Empat Kabupaten Jadi Fokus Sulteng Untuk Program Peremajaan Sawit

Bibit kelapa sawit.(Ist)


Palu, elaeis.co - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menargetkan sepanjang 2026 program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) mencapai 950 hektar. Dimana target ini tersebar di empat kabupaten di Sulteng.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Neng menjelaskan target tersebut didukung pembiayaan oleh pemerintah yang digawangi oleh Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP). Dimana sebanyak Rp57 miliar akan digelontorkan untuk menyelesaikan target tersebut.

"Kita sudah lakukan penandatangan surat perjanjian kerja Direktorat Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI di Bogor beberapa waktu lalu," ujarnya dalam siaran persnya.

Program tersebut kata Muhammad Neng di fokuskan pada empat kabupaten yang menjadi sentra kelapa sawit di Sulteng. Yakni Kabupaten Morowali Utara seluas 500 hektare, Banggai 250 hektare, Poso 100 hektare dan Donggala seluas 100 hektare.

Langkah ini tentu mendapat sejumlah dukungan. Tidak terkecuali dari asosiasi petani kelapa sawit. Sebab, langkah ini berpotensi meningkatkan produktifitas kebun kelapa sawit serta mensejahterakan masyarakat yang notabenenya adalah petani kelapa sawit.

Kendati begitu, sejumlah faktor masih menjadi penghambat lajunya PSR di Nusantara. Seperti misalnya kata Ketua Umum Apkasindo, Dr. Ir. Gulat M.E. Manurung, persyaratan dan lemahnya pendampingan, laku koordinasi lintas Kementerian Kehutanan dan ATR/BPN, serta masih banyaknya kebun sawit yang masuk dalam klaim kawasan hutan masih menjadi momok lajunya target PSR tadi.

"Apabila tantangan tersebut tidak diselesaikan, maka capaian PSR juga tidak akan maksimal. Dampaknya tentu produksi stagnan dan keberlanjutan kelapa sawit nasional juga tidak optimal," ujarnya beberapa waktu lalu.

Berdasarkan catatan Apkasindo capaian program peremajaan sawit rakyat (PSR) sepanjang 2025 jauh dari target. Program melalui BPDP itu hanya membukukan capaian Sebasar 33 %.

Sepanjang 2025 hanya mampu meremajakan 40.000 hektar kebun kelapa sawit di Nusantara. Sedangkan target sepanjang 2025 seluas 120.000 hektar.

Kendati begitu, jika dibandingkan pada 2024, capaian PSR tahun 2025 mengalami peningkatan. Capaian PSR tahun 2024 hanya sebesar 31% atau seluas  38.000 hektar.


 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :