https://www.elaeis.co

Berita / Serba-Serbi /

Begini Cara PTPN III Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Perusahaan

Begini Cara PTPN III Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Perusahaan

Audiensi Direksi PTPN III ke BNN RI. foto: ist.


Jakarta, elaeis.co - Holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III (Persero) menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penggunaan narkoba di wilayah kerja PTPN Group.

Terkait dengan hal ini, manajemen PTPN III melakukan audiensi dengan pihak BNN di Jakarta. Pertemuan tersebut dihadiri Kepala BNN, Komjen Pol Dr. Marthinus Hukom, Deputi Bidang Pencegahan, Irjen Pol Dr. Drs. Richard M Nainggolan, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Irjen Pol Heri Maryadi MM, Deputi Bidang Pemberantasan, Irjen Pol I Wayan Sugiri MSi, dan Plt Deputi Bidang Rehabilitasi, Brigjen Pol Dr. Farid Amansyah.

Pada pertemuan itu, Direktur Manajemen Risiko PTPN III, M Arifin Firdaus didampingi oleh Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan dan Hukum PTPN III, Hengki Heriandono, menyampaikan maksud dan tujuan audiensi tersebut sebagai komitmen PTPN III untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas dari narkoba.

Baca juga: Replanting di PTPN III Kebun Aek Nabara Utara Jadi Sorotan, Ada Apa?

Audiensi dilanjutkan dengan penyampaian materi yang mencakup integrasi PTPN Group dan dukungan yang dibutuhkan dari BNN mulai dari koordinasi upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, kerja sama dalam pelaksanaan tes narkoba, serta penyuluhan dan edukasi terkait kesadaran akan bahaya narkoba bagi karyawan di lingkungan PTPN Grup.

PTPN merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang usaha agro bisnis, terutama komoditas kelapa sawit dan karet. Perseroan saat ini menjadi pemegang saham mayoritas dari 3 sub holding yaitu SupportingCo (PTPN I), PalmCo (PTPN IV) dan SugarCo (PT Sinergi Gula Nusantara).

Selain itu terdapat anak perusahaan di bidang pemasaran produk perkebunan yaitu PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN), anak perusahaan di bidang riset dan pengembangan komoditas perkebunan PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), serta anak perusahaan lainnya yaitu PT LPP Agro Nusantara (LPPAN), PT Industri Nabati Lestari (INL), PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA), PT Industri Karet Nusantara (IKN), PT Bio Industri Nusantara (BIONUSA), dan PT Sri Pamela Medika Nusantara (SPMN).

Baca juga: Dua Nomenklatur Jabatan Top di PTPN III Diubah, Begini Susunan Direksi Terbaru

Produk komoditas perseroan mencakup komoditas anak perusahaan cukup terdiversifikasi antara lain kelapa sawit, karet, tebu, teh, kopi, tembakau dan kakao, serta produk hilirnya masing-masing. Perseroan saat ini tengah melakukan upaya-upaya transformasi bisnis baik di sektor budidaya tanaman perkebunan (on-farm), pengolahan tanaman perkebunan (off-farm) serta unit-unit pendukungnya guna meningkatkan kinerja maupun produktivitas dan efisiensi bisnis.

"Kami berharap dalam usaha peningkatan produktifitas komoditas PTPN Group yang saat ini dilakukan, karyawan/karyawati PTPN Group khususnya yang berada di lapangan, terhindar dari bahaya narkotika dan obat obatan terlarang," jelas Arifin dalam rilis media dikutip Selasa (9/7).

Marthinus Hukom menyambut baik kedatangan pihak PTPN III dan berharap sinergi dengan BNN dapat menjadi model bagi perusahaan lain dalam melaksanakan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan kerja.

Baca juga: PTPN III Jadi Perusahaan Sektor Pertanian Terbaik Dunia dengan Risiko ESG Rendah

"Kami mendukung pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan perkebunan PTPN Group untuk mewujudkan kebun bersih narkoba (bersinar)," sebutnya.

"Semoga kerja sama yang semakin erat antara PTPN III (Persero) dan BNN RI dapat segera dituangkan dalam bentuk MoU, sehingga kegiatan pencegahan dan pemberantasan narkoba dapat dilaksanakan selanjutnya di Regional PTPN Group dengan BNN kabupaten/kota," tambahnya.


 

Komentar Via Facebook :