Padang, elaeis.co - Salah satu penekanan dari pengukuhan kepengurusan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) periode 2023-2028 adalah menggenjot realisasi program peremajaan sawit rakyat (PSR).
Sebagaimana diketahui, bertempat di Istana Wakil Presiden (Wapres), Rabu (12/4) kemarin, kepengurusan Gapki periode 2023-2028 resmi dikukuhkan, yang disaksikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
Sejauh mana implementasi program PSR di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sebagai salah satu daerah sentra perkebunan kelapa sawit di Pulau Sumatera?
Menurut Ketua Gapki Sumbar Bambang Wiguritno, realisasi program PSR di daerah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Riau itu masih rendah.
"Sepanjang yang saya tahu (realisasi PSR-nya) masih sedikit," lanjut Bambang kepada elaeis.co melalui sambungan telepon, Kamis (13/4).
Menurut Bambang, dalam konteks program PSR sebenarnya targetnya sudah ditetapkan secara nasional. Ia merujuk tahun 2022, di mana untuk Sumbar PSR ditargetkan untuk 6.000 hektar areal perkebunan kelapa sawit.
Bambang lalu merujuk peristiwa di tahun 2021, yang ditengarai menjadi salah satu penyebab rendahnya realisasi program PSR di Sumbar.
Kala itu, menurut Bambang, penjualan tandan buah segar (TBS) sawit cukup tinggi, mencapai Rp4.500/kg.
"Banyak petani yang keberatan tanaman kelapa sawitnya diremajakan, lebih memilih menikmati harga yang sedang tinggi," katanya.
Bambang sendiri menilai animo petani di daerah itu cukup tinggi untuk meremajakan tanaman kelapa sawitnya. Begitu pun, menurut Bambang, luasan areal kebun yang sudah waktunya diremajakan juga cukup banyak.
"Apalagi sejak beberapa waktu belakangan persyaratan untuk ikut program PSR semakin diperlonggar," katanya.
Gapki sendiri, sebut Bambang, juga ikut berkontribusi mengejar target PSR. "Kita pernah bekerjasama dengan BPDPKS untuk melakukan sosialisasi," kata Bambang.
Sosialisasi itu, ujar Bambang, dilakukan terhadap pengurus dan anggota koperasi unit desa (KUD)/plasma atau kelompok tani yang bermitra dengan perusahaan.
PSR di Sumbar masih Jauh dari Target, Gapki Sebut Faktor Ini yang Jadi Penyebab
Diskusi pembaca untuk berita ini