Rengat, elaeis.co - Izin edar beras lokal di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, sudah terbit dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, dengan merk "Narasinga," produksi petani asal Kecamatan Kuala Cenaku.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhu, Ergusfian, menyampaikan bahwa dengan terbitnya izin layak edar tersebut, pihaknya terus berupaya melakukan promosi pemasaran beras lokal ke pasar rakyat supaya diketahui konsumen secara luas.
"Selain mengharapkan masyarakat setempat, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Inhu juga didorong untuk membeli," katanya kepada elaeis.co, Jumat (10/2).
Tujuan promosi ini, lanjutnya, untuk memberikan motivasi semangat terhadap petani gabah di wilayah Kecamatan Kuala Cinaku dalam meningkatkan produktifitasnya supaya dapat bersaing dengan beras luar.
Menurutnya, upaya ini dapat merangsang petani untuk serius meningkatkan hasil produktifitasnya dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat Inhu ke depan. "Untuk itu diharapkan kepada petani yang merupakan binaan Disperindag Inhu agar tidak menjual keluar daerah karena beras lokal Narasinga Kabupaten Inhu sudah keluar izi edar dari Kementrian Pertanian," pungkasnya.
Sementara, Disperindag Inhu secara cotinue melakukan pemantauan harga bahan pokok tepatnya di pasar rakyat Kecamatan Rengat sebagai sampel dan kondisi terkini harga masih stabil dan tidak ada kelengkaan baik itu beras, minyak curah, minyakita, gula pasir, daging sapi, ayam potong, telur, kedelai, bawang merah, bawang putih, dan bahan pokok lainnya.
Akan tetapi, ada satu comudity bahan pokok yang mengalami kenaikan seperti cabe merah dengan harga mencapai Rp 55 ribu perkilogram, itupun kenaikan harganya tidak terjadi signifikan.
"Jika sewaktu-waktu harga bahan pokok melambung naik, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak bulog untuk melakukan pasar murah guna mencegah kenaikan harga bahan pokok tersebut," ungkapnya.
Beras 'Narasinga' Kantongi Izin Layak Edar, Disperindag Inhu akan Gencarkan Promosi
Diskusi pembaca untuk berita ini