Kardi Maryoto, praktisi bisnis kelapa sawit mengingatkan pentingnya hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah atau added value bagi produk-produk yang berbasiskan kelapa sawit.
"Pengembangan industri kelapa sawit secara terintegratif dengan cara mensinergikan berbagai potensi yang ada akan mendorong pertumbuhan pembangunan, terciptanya lapangan pekerjaan baru, penurunan angka pengangguran dan kemiskinan, serta mempercepat proses alih tehnologi kepada petani," paparnya.
Sementara itu, Dr Hariyadi, dosen Fakultas Pertanian IPB University, menyebutkan bahwa kelapa sawit punya keunggulan antara lain mempunyai produktivitas tinggi dalam menghasilkan minyak. "Minyak sawit mudah difraksinasi menjadi fraksi cair (olein) dan fraksi padat (stearin)," ungkapnya.
Minyak sawit berpotensi untuk dijadikan bahan mentah produksi lemak special yang bernilai ekonomi tinggi. Minyak sawit tidak mengandung asam lemak trans dan merupakan sumber alami vitamin E.
“Minyak sawit mempunyai potensi aplikasi yang sangat luas baik di bidang pangan maupun nonpangan,” katanya.
Perluasan Terus Didorong Meski Daerah ini Punya Kebun Sawit Terluas di Jawa
Diskusi pembaca untuk berita ini