Jika persoalan tersebut dapat diselesaikan, IEU-CEPA berpotensi menjadi pintu baru bagi peningkatan ekspor sawit Indonesia ke Eropa.
Sebaliknya, jika hambatan non-tarif masih menjadi ganjalan, manfaat tarif 0% berisiko belum bisa dimaksimalkan.
Dengan IEU-CEPA yang ditargetkan mulai berlaku pada Januari 2027, industri sawit nasional kini punya waktu untuk memperkuat kesiapan.
Peluangnya sudah terbuka ,tinggal bagaimana Indonesia memastikan sawitnya mampu melewati seluruh “pintu” yang dipasang pasar Eropa.
IEU-CEPA Berlaku 2027, Ekspor Sawit RI ke Eropa Bisa Makin Deras, Tapi…
Diskusi pembaca untuk berita ini