Jakarta, elaeis.co - Wakil Menteri Perdagangan (wamendag) Jerry Sambuaga memantau harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Aurduri, Jambi, Sabtu (6/8).
Perkembangan harga di Pasar Aurduri menunjukkan sejumlah harga komoditas bapok relatif menurun dibandingkan bulan lalu.
“Beberapa pedagang di Pasar Aurduri menjual minyak goreng (migor) curah Rp14.000/kg. Artinya, lebih murah dari pada harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.000/liter atau Rp 15.500/kg,” kata Wamendag Jerry dalam pernyataan resmi Kemendag.
Hasil pemantauan harga bapok di Pasar Aurduri antara lain gula pasir Rp 15.000/kg, migor kemasan Rp 20.000/liter, migor curah Rp 14.000/kg setara Rp 12.600/liter, tepung terigu curah Rp 12.000/kg, dan tepung terigu kemasan Rp 14.000/kg.
Wamendag menambahkan, Kementerian Perdagangan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bapok secara harian melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) di 216 pasar di 90 kabupaten/kota seluruh Indonesia.
Kementerian Perdagangan juga memantau secara intensif harga migor yang masih tinggi di luar Jawa-Bali untuk memastikan implementasi kebijakan HET di seluruh Indonesia, bukan hanya Jawa-Bali.
“Tantangan logistik dalam pendistribusian migor curah menyebabkan harganya di luar Jawa-Bali belum sesuai HET. Namun, Kementerian Perdagangan akan terus memantau secara intensif dan bekerja sama dengan pemerintah daerah,” ungkap Wamendag.
Ditinjau Wamendag, Harga Migor di Pasar Aurduri di Bawah HET
Diskusi pembaca untuk berita ini