Berita / Nasional /
Universitas Terbuka Siap Jadi Penyelenggara Beasiswa SDM Sawit 2026
Jakarta, elaeis.co - Universitas Terbuka (UT), perguruan tinggi negeri yang menerapkan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, bakal menjadi salah satu kampus penyelenggara beasiswa SDM Sawit Tahun Ajaran 2026.
Wacana ini muncul dalam pertemuan Ketua Umum DPP APKASINDO, Dr. Gulat ME Manurung, MP., C. IMA., C.APO, C.A., bersama Pelaksana Harian Ketua Dewan Pembina DPP APKASINDO, Mayjend TNI (Purn) Ero Kusnara, S.IP., dengan Rektor UT, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si.
“Kami dorong Universitas Terbuka untuk segera mengajukan diri ke BPDP sebagai mitra penyelenggara SDM Sawit 2026. UT sangat cocok dengan geografi sosial budaya sawit Indonesia,” ujar Dr. Gulat.
Ia menambahkan, diharapkan tahun depan anak-anak petani dan pekerja sawit sudah bisa menempuh pendidikan tinggi melalui beasiswa SDM Sawit dari BPDP-Ditjenbun maupun jalur mandiri. Sosialisasi program studi UT pun akan digelar di 25 provinsi yang memiliki APKASINDO.
Menurut Dr. Gulat, langkah ini sejalan dengan arahan Ketua Dewan Pembina DPP APKASINDO, Jend TNI (Purn) Dr. Moeldoko, S.IP., M.Si, untuk merangkul kampus favorit dan vokasi agar SDM Sawit dapat selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. UT dipandang bisa menjadi hybrid solution, memungkinkan petani dan pekerja sawit menempuh pendidikan tanpa harus meninggalkan kampung halaman dan rutinitas harian.
“Universitas Terbuka akan menjadi salah satu kampus favorit SDM Sawit 2026. Anak-anak petani bisa menghemat biaya hidup karena tetap tinggal bersama keluarga di kampung, sementara perkuliahan berbasis jarak jauh dan online,” jelas Dr. Gulat.
Sementara itu, Rektor UT, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, menyambut baik dorongan APKASINDO. Ia menegaskan UT siap mendukung anak-anak petani sawit menempuh pendidikan tinggi. Sejak berdiri pada 1984, UT telah terakreditasi A dan menyediakan jurusan yang relevan dengan sektor hulu, hilir, dan turunan sawit, seperti Agribisnis, Akuntansi, dan program studi lain yang sinergis.
“UT akan membentuk tim percepatan menuju Mitra SDM Sawit BPDP dan Ditjenbun, supaya tahun 2026 kampus ini bisa bergabung dengan kampus-kampus lain yang sudah menjadi mitra,” kata Prof. Ali saat diskusi di ruang rektorat UT.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan perwakilan UT ke kantor DPP APKASINDO sebelumnya, yang dihadiri Direktur UT Pekanbaru Dr. Iqbal Miftakhul Mujtahid, Anggota Majelis Wali Amanat UT Prof. Dr. Sardjijo, dan Ketua Komite Audit UT Dr. Muhtarom. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Dr. Gulat, Mayjend TNI (Purn) Ero Kusnara, serta pimpinan APKASINDO provinsi dan nasional.
Dengan integrasi UT ke program SDM Sawit, generasi muda petani dan pekerja sawit Indonesia mendapatkan peluang menempuh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan aktivitas perkebunan.
Program ini sekaligus menjadi strategi jangka panjang untuk mencetak SDM Sawit unggul yang siap menghadapi tantangan industri dan memperkuat kontribusi sawit terhadap perekonomian nasional.







Komentar Via Facebook :