Berita / Lingkungan /
Polisi Tangkap 'Anak Jenderal' Pelaku Ilegal Loging di Cagar Biosfer
Polisi Tangkap 'Anak Jenderal' Pelaku Ilegal Loging di Cagar Biosfer. Elaeis.co
Pekanbaru, Elaeis.co - Mat Ari yang dikerap disapa Anak Jenderal ditangkap tim Polda Riau. Pelaku melakukan pembalakan kayu secara ilegal atau illegal logging di wilayah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Riau.
Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan, pelaku merupakan bos atau cukong yang memiliki sejumlah anak buah dalam melakukan pembalakan kayu secara liar.
"Mat Ari ini dijuluki Anak Jenderal, bukan jenderal sebenarnya. Dia merekrut pekerja untuk menggarap hutan Cagar Biosfer," ujar Agung, Jumat (19/11).
Penangkapan itu berawal ketika Polda Riau menggelar patroli udara, Senin (15/11) lalu. Agung yang ikut langsung melakukan patroli melihat hutan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil habis dibabat.
"Saya patroli kemarin melihat hutan sudah digarap para pelaku, itu terlihat jelas. Lalu, hasilnya petugas darat bertindak dan melakukan penangkapan," jelas Agung.
Awalnya polisi menangkap 2 orang, salah satu pelaku yakni Mat Ari alias Anak Jenderal. Kemudian pelaku lain yakni Nanang Sarifuddin kembali ditangkap.
"Dari hasil pemeriksaan, kayu ini dipesan pemodal kepada pekerja. Jadi, mereka diberi alat potong, dan genset. Selain itu, mereka juga dibekali Rp 3 juta untuk masuk ke dalam hutan, itu di luar dari hitungan berapa kubik bisa dikeluarkan mereka," kata Agung.
Petugas mengamankan baang bukti berupa 2 buah mesin chainsaw, 1 unit Genset, 2 set rantang makan dan 20 kubik kayu olahan serta 6 batang kayu log. Keduanya sudah diamankan di Rutan Polda Riau.
Polisi juga menduga Mat Ari diduga sebagai salah satu pemodal yang memberi dana ke pekerja untuk membabat kayu dari Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. Mat Ari juga yang merekrut pekerja dari Lampung sebanyak 8 orang.
"Sedangkan penangkapan kelompok Nanang Sarifudin alias Jaim di dalam kawasan hutan Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil, tepatnya 1 km masuk dari pondok di dalam hutan," imbuh Agung.
"Si Anak Jenderal ini merekrut orang dari Lampung. Mereka datang 8 orang, saat penggerebekan 6 orang berhasil lari dan 2 orang. Dua pelaku yakni Nanang Sarifudin dan Hasanudin ditangkap, Rabu (17/11)," jelas Agung.
Para pelaku yang kabur itu setelah mendapat informasi adanya patroli udara. Sehingga mereka menghentikan kegiatan illegal logging dan keluar dari kawasan hutan.






Komentar Via Facebook :