Berita / Nusantara /
Petani Sawit Diingatkan Jangan Sepele dengan Jadwal Panen
Tukulan tumbuh akibat sawit terlambat dipanen. foto: Yahya
Pasir Pengaraian, elaeis.co - Sumarno (63), mantan karyawan PTPN V Kebun Sei Rokan, mengingatkan para petani sawit mandiri agar cerdas dalam merawat kebun sawit jika ingin mendapatkan produksi yang maksimal.
"Merawat kebun tidak cukup hanya dengan membersihkan piringan pokok sawit saja. Banyak hal yang menghambat pertumbuhan sawit hingga produksinya tidak maksimal," katanya kepada elaeis.co, Kamis (26/1).
Menurutnya, produksi tanaman sawit berusia 4-5 tahun biasanya stabil meski tanpa dipupuk. "Tapi secara budi daya, ini salah. Karena akan berdampak buruk pada tahun berikutnya. Artinya, produksi sawit tidak lagi maksimal, bahkan bisa sama sekali tidak berbuah lagi," jelasnya.
Selain soal perawatan, katanya, petani sawit mandiri juga kerap menganggap sepele jadwal panen sampai sawitnya tukulan akibat telat panen.
"Banyak petani membiarkan tukulan tetap hidup, ini buruk bagi pertumbuhan sawit," tukasnya.
Memaksakan panen lebih awal atau menurunkan buah mengkal juga tidak bagus buat sawit. "Kadang petani mengejar timbangan, tapi akibatnya pokok sawit itu bisa stres kalau kesalahan itu dilakukan berulang-ulang," ujarnya.
"Petani selalu mengeluh produksi sawit tak maksimal. Ya itu tadi, perawatan tidak sesuai permintaan tanaman sawit tersebut," tambahnya.
Dia lantas menyarankan petani memanfaatkan tankos atau jankos, abu bakaran, serta limbah ternak, untuk meningkatkan kesuburan tanah.
"Susun tankos di sekitar pohon sawit, lalu beri pupuk kandang. Kalau bisa taburkan pula abu pembakaran pabrik di sekeliling pohon sawit tersebut, kalau ditambahkan pupuk Ponska lebih mantap. Kalau cara ini dilakukan petani, sangat gampang sekali memancing pertumbuhan buah," jelasnya.
"Petani sebenarnya tak perlu khawatir dengan harga pupuk kimia yang tinggi. Harus cerdas menyiasatinya dengan pupuk organik yang kualitas dan efeknya tak kalah bagus. Sebab kandungan unsur hara dalam pupuk organik sudah lengkap," tambahnya.







Komentar Via Facebook :