https://www.elaeis.co

Berita / Sumatera /

Jalan Rusak Parah, Transportasi Sawit Terganggu

Jalan Rusak Parah, Transportasi Sawit Terganggu

Antrean truk pengangkut buah sawit di Kecamatan Sungai Bahar mengular akibat kerusakan jalan di musim hujan. Foto: Febri/elaeis.co


Jambi, elaeis.co - Sudah hampir seminggu terakhir hujan terus mengguyur kawasan Kecamatan Sungai Bahar, Jambi. Akibatnya sejumlah ruas jalan rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.

Seperti yang terjadi di Desa Pinang Tinggi, jalan usaha tani berubah jadi kolam lumpur dan menyebabkan macet panjang. Jalur utama yang dilintasi truk untuk mengeluarkan TBS sawit dari Kecamatan Sungai Bahar pun tak luput dari kemacetan akibat kerusakan jalan.

Sejumlah truk yang mengangkut hasil panen sawit tampak mengular. Menurut warga setempat, kemacetan berlangsung selama berjam-jam.

Nian, salah seorang warga Sungai Bahar, mengatakan, kemacetan sudah sering terjadi akibat ada truk yang terperosok lubang atau terjebak dalam lumpur.

"Bukan satu dua kali saja. Pokoknya setiap musim hujan, bisa dipastikan jalan sulit dilalui karena berlumpur dan berlubang. Bahkan truk bisa sampai terbalik, itulah yang bikin macet berjam-jam. Bisa sampai 2 kilometer antrenya," katanya kepada elaeis.co, kemarin.

Petani sawit itu berharap pemerintah memperhatikan kondisi jalan di kawasan tersebut. Perbaikan harus segera dilakukan karena jalan sangat diperlukan sebagai salah satu penunjang pasca panen.

"Dari kebun mengantar sawit ke pabrik jaraknya jauh. Harapan kami pemerintah tanggap memperbaiki jalan, biar sawit bisa lebih cepat sampai ke pabrik. Kalau macam sekarang, hujan sebentar jalan jadi becek, tiba-tiba truk terguling," katanya.

Menurutnya, truk yang terguling akibat jalan rusak menimbulkan masalah baru baik bagi pemilik truk maupun pemilik muatan truk. Selain kerugian karena kendaraan rusak, upah bongkar muat juga bertambah karena isi truk yang terguling harus dipindahkan ke kendaraan lain.

"Buah lambat masuk pabrik, supir rugi waktu. Angkutan lain juga susah lewat, yang bawa dagangan dari kota susah mau masuk. Jalan rusak ini menyebabkan rentetan kerugian, roda perekonomian jadi terhambat," keluhnya. 


 

Komentar Via Facebook :