https://www.elaeis.co

Berita / Nusantara /

Gara-gara ini Nih Ekspor CPO Indonesia Masih Seret

Gara-gara ini Nih Ekspor CPO Indonesia Masih Seret

Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Jambi, Tidar Bagaskara. Foto: Ist.


Jambi, elaeis.co - Harga tandan buah segar sawit (TBS) anjlok di semua sentra sawit. Penyebabnya, stok minyak sawit mentah (CPO) di pabrik kelapa sawit (PKS) menumpuk.

Salah satu penyebab penuhnya tangki CPO PKS  adalah mandegnya ekspor.

Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Jambi, Tidar Bagaskara, mengatakan, penyebab utama minimnya ekspor CPO berada di sisi hilir.

“Yang bermasalah itu di buyer-nya, terutama di konsumen luar negeri atau sektor ekspor. Saat ini untuk target ekspor satu juta ton saja, baru terealisasi 20% yang flush out-nya belum sampai 20%,” katanya, beberapa hari lalu.

Menurutnya, minimnya realisasi ekspor disebabkan banyak faktor. Yang pertama, pasar menjadi stagnan akibat larangan ekspor CPO pada April dan Mei lalu.

"Ekspor pada April menurun karena ada pembatasan. Dampak dari regulasi itu, pembeli mencari komoditas lain pengganti atau kompetitor CPO," katanya.

Faktor kedua adalah masalah angkutan. Menurutnya, banyak operator yang tadinya sudah melakukan kontrak pengangkutan CPO ke luar negeri mengalihkannya ke barang lain karena ekspor CPO dilarang.

"Larangan itu menyebabkan kontrak pengangkutan terganggu, dan kapal beralih mengantarkan komoditas lain," jelasnya.

“Faktor yang ketiga berkaitan dengan kebijakan-kebijakan yang berlaku di negara-negara konsumen CPO. Inilah yang membuat ekspor belum lancar,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa menyambung kembali hubungan dengan konsumen luar negeri bukan persoalan gampang.

"Regulasi yang dibuat negara mengacaukan kontrak-kontrak yang sudah ada selama ini, sudah ada antara produsen CPO dengan konsumen terutama di Pakistan, India dan Eropa,” katanya.

 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :