Iptek 
Energi Terbarukan

Dua Perusahaan Ini Hasilkan Listrik dari Limbah Sawit

Dua Perusahaan Ini Hasilkan Listrik dari Limbah Sawit
Sekda Kaltim, Sri Wahyuni. (Dok. Pribadi)

Samarinda, elaeis.co - Limbah atau biomassa sawit ternyata bisa dimanfaatkan untuk kepentingan industri dan masyarakat secara umum.

Salah satu pemanfaatan biomassa sawit adalah untuk pembuatan energi listrik yang terbarukan.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, dalam keteranan resmi yang diperoleh elaeis.co, Kamis (26/5/2022), bercerita tentang pengalamannya terkait listrik yang dihasilkan dari biomassa sawit.

Dalam sebuah kunjungan kerja ke sejumlah perusahaan perkebunan sawit di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), ia melihat sendiri bagaimana dua perusahaan sawit swasta setempat mampu membangun pusat pembangkit listrik berbasis biomassa sawit.

Saat berada di Kecamatan Kembang Janggut, ia melihat PT REA Kaltim, perusahaan sawit setempat, memproduksi listrik dari biomassa sawit dan disalurkan untuk kepentingan masyarakat setempat.

Sementara di Kecamatan Kota Bangun, ia melihat listrik yang dihasilkan dari limbah sawit oleh perusahaan sawit setempat diperuntukan untuk kepentingan pabrik dan perumahan karyawan perusahaan tersebut.

"Ini adalah contoh bagaimana kelapa sawit tidak saja bermanfaat untuk ekonomi nasional, tidak hanya industri dan turunannya, tapi limbahnya bermanfaat untuk energi dan dinikmati masyarakat sebagai bentuk pengelolaan perkebunan yang berkelanjutan," ungkapnya.

Artinya, tambah Sri Wahyuni, kegiatan perkebunan yang dilakukan bukan sekedar eksploitasi sumber daya alam, tapi juga menerapkan pembangunan yang berkelanjutan berasas lingkungan dan manfaat.

Saking bangganya, ia pernah menyampaikan informasi itu dalam Musyawarah Forum Komunikasi Perkebunan Berkelanjutan (MFKPB) Provinsi Kalimantan Timur di Ballroom Mahakam 2 Hotel Harris, Jalan Untung Suropati, Samarinda, Rabu (27/4/2022).

Ia menilai kegiatan perkebunan sawit di Kaltim terus menunjukkan kontribusi untuk kesejahteraan, pembangunan daerah, ekonomi dan energi.

"Untuk hulunya, perkebunan kelapa sawit mampu penyerapan tenaga kerja," tegas Sri Wahyuni.

Editor: Hendrik Hutabarat