Berita / Sumatera /
Demi Sawit Berkelanjutan di Riau, ITB Indragiri Kerja Sama dengan Sejumlah Organisasi dan Perusahaan Plat Merah
Inhu, elaeis.co - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Indragiri menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam industri kelapa sawit di Provinsi Riau.
Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Asosiasi Petani Sawit Swadaya Indragiri (APSSI), Asosiasi Petani Kelapa Sawit Inti Rakyat (Aspek-PIR) Riau, APKASINDO Kabupaten Indragiri Hulu, serta PTPN V.
Mou dilakukan pada Kamis 8 Januari 2026 di Ruang Rapat Rektorat, Lantai 2 ITB Indragiri, Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran rektorat, akademisi, serta pimpinan asosiasi dan perwakilan perusahaan.
Kerja sama ini digagas sebagai upaya konkret untuk menyelaraskan dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Melalui MoU ini, mahasiswa diharapkan mendapatkan akses untuk melakukan praktik langsung di lapangan, sementara pihak kampus mendapatkan masukan terkait perkembangan regulasi dan teknologi terkini guna merumuskan kurikulum yang relevan.
Dalam sambutannya, kepala Program Studi Agribisnis ITB Indragiri, Khairudin, S.P., M.MA, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra industri sawit yang hadir.
"Saya berharap dengan adanya kerja sama ini, ITB Indragiri dapat mengirimkan mahasiswa untuk magang di dunia industri," ujar Khairudin.
Ia menekankan pentingnya pengalaman lapangan bagi mahasiswa.
"Tujuannya agar mereka mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan menyerap pengalaman teknis yang mungkin tidak didapatkan di bangku kuliah," tambahnya.
Lebih lanjut, Khairudin juga menyoroti peluang beasiswa bagi mahasiswa. "Saya berharap dukungan dari banyak pihak agar dapat menyukseskan program beasiswa BPDP di Kampus ITB Indragiri," ujarnya.
Direktur APSSI, Yazid Fauzi, juga menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, kolaborasi antara praktisi dan akademisi sangat dibutuhkan untuk kemajuan petani sawit swadaya.
"Saya berharap kerja sama ini dapat memberi dampak luas kepada petani sawit, khususnya terkait penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh para akademisi dari ITB Indragiri," ungkap Yazid.
Dengan adanya sinergi antara perguruan tinggi, asosiasi petani, dan perusahaan, diharapkan kualitas sumber daya manusia di sektor kelapa sawit di Indragiri Hulu dan Riau pada umumnya dapat semakin meningkat.







Komentar Via Facebook :